Sambut Natal, Dosen Ubaya Asah Kreativitas Mahasiswa Lewat Project UAS

Tiga karya hasil kreasi mahasiswa yang menjadi  bagian dari UAS Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Ubaya. Selasa (15/12/2020). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sambut perayaan Natal pada tanggal 25 Desember 2020 mendatang, mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) membuat Pohon Natal, Santa Claus, dan Snowman berbentuk gaun. Uniknya, kegiatan ini adalah bagian dari ujian akhir semester (UAS) Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK). Selasa (15/12/2020).

Mahasiswa Ubaya semester satu yang tergabung dalam mata kuliah Kreativitas ini berlomba-lomba membuat karya yang menarik. Karena tiga karya hasil kreasi mahasiswa FIK Ubaya akan dipublikasikan di Perpustakaan Lantai 5, Kampus Ubaya Tenggilis, Jl. Raya Rungkut, Surabaya.

“Sebetulnya ini adalah project dari ujian akhir semester (UAS) mata kuliah Kreativitas. Pada mata kuliah ini, sebelumnya telah dibahas mengenai teori fashion collaboration yang berkaitan erat dengan adanya team work.  Oleh karena itu, project ujian akhir semester dibuat secara berkelompok dan mengambil tema bernuansa Natal karena kebetulan juga berbarengan dengan perayaan Christmas,” jelas Viviany, S.Ds., selaku Dosen Mata Kuliah Kreativitas FIK Ubaya.

Mahasiswa FIK Ubaya yang terdiri dari 29 orang ini dibagi menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 9-10 orang dan akan mendapatkan tugas dalam membuat Pohon Natal, Santa Claus dan Snowman berbentuk gaun. Bahan utama yang digunakan oleh mahasiswa dalam membuat tiga karya desain ini adalah kain tile.

Viviany, S.Ds., menambahkan, "Melalui project UAS mata kuliah Kreativitas ini mahasiswa dapat belajar dasar-dasar menjadi seorang desainer seperti mengembangkan ide hingga mengaplikasikannya menjadi sebuah karya. Salah satu poin penting yang perlu dimiliki untuk menjadi seorang desainer adalah mampu berpikir kreatif secara ide maupun praktikal. Pada mata kuliah di semester awal ini mahasiswa juga belajar pemahaman konstruksi, teknik menjahit, problem solving, hingga manajemen waktu dalam membuat sebuah produk fashion. Nantinya kemampuan dasar ini akan berguna sebagai bekal mahasiswa sampai lulus maupun di dunia kerja bidang fashion yang membutuhkan kreativitas," ujarnya.

Project UAS ini berperan penting dalam mengakrabkan mahasiswa-mahasiswa baru. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu mahasiswa FIK Ubaya, Steffie Nadyne Feliciona Towoliu. "Project UAS ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengenal teman satu angkatan, merasakan suasana kampus, dan dapat mempraktekkan secara langsung materi yang didapat dalam mata kuliah Kreativitas," ujarnya.

Steffie menerangkan bahwa suasana dan semangat Natal di tengah pandemi tetap bisa dihadirkan di lingkungan keluarga atau teman-teman melalui beragam kreativitas. "Makna Natal di tahun ini sangat berarti bagi saya. Jika tahun-tahun sebelumnya bisa merayakan dengan leluasa, di tahun ini dibatasi karena ada pandemi. Jadi saya sangat menghargai setiap waktu bersama keluarga atau bertemu dengan teman walaupun sebentar saja,” pungkas Steffie. mbi