Satgas Covid-19 Banyuwangi Larang Sementara Ziarah Wali Songo

Juru bicara Satgas COVID-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Satgas Banyuwangi melarang sementara ziarah Wali Songo pasca kemunculan 3 klaster ziarah di Banyuwangi.

Juru bicara Satgas COVID-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono mengungkapkan pihaknya sudah menginstruksikan kepada Satgas COVID-19 di tingkat kecamatan agar mensosialisasikan kepada masyarakat yang hendak ziarah Wali Songo agar menunda perjalanannya terlebih dahulu.

"Kami berharap masyarakat agar memahami kondisi saat ini. Pandemi belum berlalu. Lebih baik tunda dulu perjalanannya. Sayangi keluarga," tegasnya, Senin (28/6).

Pihaknya pun saat ini tengah mewaspadai lonjakan covid-19 dari klaster ziarah Wali Songo. Mengingat banyak tempat yang dikunjungi peziarah masuk kategori rawan penularan virus corona.

"Apalagi ketika mereka di bus, itukan banyak yang tidak pakai masker. Bisa kita bayangkan ketika ada satu yang terpapar, kemudian tidak ada prokes yang dijalankan, maka penularan akan semakin cepat," sesalnya.

Sebelumnya, 61 warga kecamatan Licin terkonfirmasi positif covid-19 usai ziarah Wali Songo. Ke 61 warga kini tengah diisolasi di Gedung Balai Diklat PNS Licin.

Adanya klaster ziarah Wali Songo di Kecamatan Licin ini, total sudah ada 3 klaster serupa di Banyuwangi. Sebelumnya juga ada klaster ziarah Wali Songo di Desa/Kecamatan Blimbingsari dan Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi.

"Jadi ada 3 klaster ziarah wali songo. Karangbendo dan Blimbingsari Kecamatan Rogojampi serta Licin yang terbaru," ujar dr Widji Lestariono, juru bicara Satgas COVID-19 Banyuwangi.