Sebelum Ada Instruksi Dari Kacabdin, SMAN I Kalianget Tetap Lakukan PJJ

Foto : H. Moh. Sadik, M.Pd, Kepala Sekolah SMAN I Kalianget  diruang kerjanya (ft. Ainur Rahman/SP)

SURABAYA PAGI,  Sumenep - Sejak adanya pandemi covid-19 di Kabupaten Sumenep, dan diberlakukannya Pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa-siswi di sekolah. Kepala SMAN I Kalianget mengatakan disekolahnya belum ditemukan siswa atau siswi yang positif covid-19.

 ”Alhamdulillah, siswa siswi saya aman dari reaktif covid 19”, Kata Kepsek SMAN I Kalianget, H. Moh. Sadik, M.Pd,  diruang kerjanya. Kamis, (26/11)

Menurutnya, kurang lebih 900 siswa aman dari covid, bahkan tidak hanya itu, melainkan guru pengajarnya juga aman dari penyakit covid, “Makanya saya sering menghimbau kepada siswa-siswai binaan khususnya di SMAN I kalianget, untuk terus mematuhi protokol kesehatan covid” tegasnya.

Selain itu pihaknya juga berharap agar siswa-siswinya tidak lagi berkelompok, tetap menggunakan jarak sebab virus itu mudah menyebar ketika kita bersentuhan dan saling berdekatan satu dengan yang lainnya. “Jadi saya selalu mengingatkan kepada siswa-siswi dan juga kepada guru untuk senantiasa menjaga penyebaran virus corona” kilahnya.

"Alhamdulillah, sekalipun suasana pandemi covid 19, siswa-siswi saya aman dari reaktif covid, namun tetap saya mengikuti pembelajaran Jarak jauh, sesuai dengan anjuran pemerintah, jadi kita bersabar saja, yang terpenting sehat dan terhindar dari penyebaran virus covid 19”imbuhnya.

Dikatakan, mantan Kepsek SMAN I Sumenep ini, menjadi kepala sekolah harus memiliki tanggungjawab penuh di dalam mengelola lembaga pendidikan, lebih -lebih dalam membangun kedekatan antara guru dan murid, wali siswa dan guru. “Tujuannya hanya ingin agar tercipta kenyamanan belajar bagi siswa-siswi, apalagi di masa pandemi seperti ini maka orang tua mesti banyak berperan di rumahnya” ucapnya.

Bahkan sambungnya,  di SMAN I Kalianget sempat diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) namun ada intruksi dari Kacabdin Kabupaten Sumenep, untuk sementara tetap dilakukan PJJ. “Sampai adanya perintah dari Gubernur Jatim, jadi kita mengikuti instruksi dari atasan saya. Beberapa hari kemarin sudah di berlakukan pembelajaran tatap muka, karena ada instruksi untuk sementara belum bisa, ya udah kita lakukan pembelajaran jarak jauh lagi" ucapnya

“Untuk sementara ini kita belum tahu, kapan covid 19 ini berakhir, yang terpenting kita menjalaninya dengan sabar dan tawakkal sambil berikhtiar, semoga saja wabah virus corona ini cepat selesai” pungkasnya.Ar