Sediakan Fasilitas Lengkap, Presiden Jokowi Rayu PNS dan ASN Hijrah ke IKN

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 03 Nov 2023 10:58 WIB

Sediakan Fasilitas Lengkap, Presiden Jokowi Rayu PNS dan ASN Hijrah ke IKN

i

Hunian Pekerja Konstruksi yang sedang dibangun di IKN Nusantara. SP/ Kementerian PUPR

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) ditargetkan rampung pada 2024 mendatang. Bahkan, sepanjang tahun ini akan ada lima hotel yang akan segera dibangun di Ibu Kota baru di Penajam Peser Utara itu, yakni empat unit hotel bintang lima dan satu unit hotel bintang 4. 

Kemudian, dia melanjutkan bahwa akan ada 4 rumah sakit (RS) yang juga sudah segera dimulai dan juga sekolah yang akan dibangun. Jokowi menilai salah satu alasan PNS dan ASN enggan untuk berpindah dari DKI Jakarta ke IKN adalah fasilitas kesehatan dan pendidikan. 

Baca Juga: Makan Siang dan Susu Gratis Rp 450 T Masuk RAPBN 2025, Disertai Defisit Anggaran Sedikitnya 2,4%

Setelah fasilitas tersebut rampung dan terpenuhi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengajak Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk segera pindah ke Ibu Kota Negara (IKN).  

“Kalau ada tanya lagi ‘Pak, anak kita kan butuh sekolah ada nggak sekolah yang berkualitas di sini?’. Jawabannya, ada kemarin juga sudah melakukan peletakan batu pertama JIS tetapi di sini namanya NIS, yaitu Nusantara Intercultural School. Jadi, SD, SMP SMA akan kita bangun, jawabannya sudah ada,” tuturnya dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (03/11/2023).

Menurutnya, apabila kendala lain untuk pindah adalah kebutuhan untuk berbelanja, maka pemerintah juga akan membangun pusat perbelanjaan atau mal sebanyak dua unit. IKN juga akan dilengkapi dengan pusat pelatihan (training center) bagi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). 

Baca Juga: Jokowi Minta Para Menteri Jaga Harga Bahan Pokok

“Training center ini sudah mulai bulan yang lalu Pak Erick Thohir sudah dapat transfer dari FIFA, dan kita harapkan nanti April atau maksimal Mei 2024 akan ada 8 lapangan bola untuk training center PSSI juga sudah akan selesai,” imbuhnya. 

Sebagai informasi, dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) tersebut, pemerintah hanya membiayai pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebanyak 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk infrastruktur dasar dan bangunan-bangunan pemerintah. 

Baca Juga: Isu Prediksi Pengamat: PDIP Bakal Tarik 7 Kadernya di Kabinet Jokowi, Begini Jawaban Megawati

Sementara sisanya, 80% akan ditawarkan kepada sektor swasta dan dunia usaha melalui skema public private partnership (PPP). Diperkirakan tawaran ke investor dalam negeri untuk pembangunan proyek di kawasan IKN bakal mencapai Rp45 Triliun hingga Desember 2023. 

“Sehingga saya pun senang setelah pemerintah memulainya dengan membangun Istana Presiden, kantor-kantor menteri dan yang lain-lainnya sampai hari ini dan hitungan kita sampai Desember nanti total (investasi masuk) Rp45 triliun akan memulai pekerjaannya di Ibu Kota Nusantara,” pungkas Jokowi. jk-03/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU