Selama Dua Pekan Polres Gresik Garuk 25 Budak Narkoba

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Aziz dan jajaran saat menggelar hasil tangkapan narkoba. SP

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Selama   14 hari operasi bersandi ‘Tumpas Semeru’, Polres Gresik berhasil membekuk 25 tersangka dari 23 kasus narkoba. Satu diantara tersangka adalah perempuan.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasanarkoba AKP Irwan Tjatur Prambudi mengatakan, pengungkapan kasus narkoba ini didominasi dari wilayah Gresik Selatan atau perbatasan Surabaya dan Sidoarjo

"Mayoritas dari Gresik selatan. Mulai dari pengguna, kurir hingga pengedar. Bahkan ada pengedar yang mempunyai jaringan di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan),” ujar Mantan Kapolres Ponorogo ini, Senin (20/9/2021).

Alumnus Akpol 2002 ini menjelaskan, para tersangka yang dibekuk kali ini akan dikenakan pasal yang berbeda-beda sesuai dengan peran mereka masing-masing. Mulai dari pasal 114 ayat (1), 112 ayat (1), 132 ayat (1) UU no. 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkoba dan pasal 196 UU no. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

 

“Target kami dalam operasi tumpas ini lima kasus. Tapi Polres Gresik beserta jajaran melampaui target sebanyak 23 kasus,” ucapnya.

Dia berharap, agar seluruh masyarakat turut berperang dan menjauhi narkoba. Sebab, kalau peredaran barang haram dibiarkan maka bisa merusak generasi masa depan.

“Ayo ciptakan Gresik yang aman dan kondusif. Baldatun toyyibatun warabbun ghafur,” tutupnya.