Selamatkan Teman, Remaja Asal Sidoarjo Tewas Terseret Ombak

Petugas mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Aksi guna menyelamatkan rekan rekanya saat berenang di Pantai Jolo Sutro Blitar Selatan, akhirnya Rian (17) malah berakhir tragis bagi dirinya karena terseret gelombang Laut Jolo Sutro dan meninggal dunia. 

Berniat menyelamatkan rekan-rekannya, Rian (17) malah tewas setelah terseret gelombang laut pantai Jolosutro, Blitar.

Remaja asal Kelurahan Wage, Kecamatan Taman Sidoarjo itu hilang tertelan ombak saat menolong dua teman wanitanya ketika sedang berenang di Pantai Jolosutro, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Senin (29/3/2021) siang.

Korban baru ditemukan beberapa jam kemudian setelah dilakukan pencarian oleh para nelayan, tim SAR, personel TNI dan Polri. Tetapi ia sudah meninggal saat ditemukan sekitar 500 meter dari titik terseretnya ombak laut. 

"Jasad korban ditemukan oleh nelayan setempat dan gabungan dari tim SAR yang melakukan pencarian. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari tempatnya terseret ombak," kata AKP.Imam Subechi Selasa (30/3) di kantornya.

Sementara tiga korban lain yang selamat masing-masing adalah Candra (16), tetangga korban; Intan (13) dan Alda (15), keduanya warga Perumahan Pepelegi, Kecamatan Waru.

"Kita masih mencari informasi belum bisa memastikan apakah mereka adalah rombongan saudara atau teman, cuma mereka satu rombongan naik mobil saat datang ke pantai Jolosutro," kata AKP Imam Subechi.

Jasad korban dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, termasuk tiga korban yang selamat.

"Kita masih melakukan pendataan terkait rombongan wisatawan itu karena usia mereka rata rata masih berusia belasan tahun setingkat SMP," terang mantan Kapolsek Sutojayan ini.

Sebelumnya informasi yang diperoleh dari Polsek Wates, rombongan  para remaja dari Sidoarjo tersebut  tiba di Pantai Jolosutro yang dikenal dengan ganasnya ombaknya sekitar pukul 13.00 WIB. 

Menurut kebiasaan dan lumrah dilakukan para pengunjung Pantai, begitu tiba di pantai, ada yang nongkrong di beberapa warung yang berjejer di pinggir pantai dengan rapi di pantai Jolosutro dan ada yang bermain di tepian laut.

"Untuk informasinya , saat teman temanya asik duduk di warung kopi, ada dua anak gadis itu bermain air laut di tepi, termasuk korban dan 3 teman wanita lainya di dekatnya ada korban yang  selamat itu, bahkan di peringatkan warga setempat dilarang main di laut karena ombak nya deras," tambah AKP Imam Subechi. 

Peristiwa itu bermula saat rombongan remaja lainnya bersantai di warung dan  gazebo, tidak lama berselang, dua gadis itu berteriak karena terseret ombak. Melihat dua gadis tergulung ombak, Rian (korban) dan Candra langsung menolongnya. Tanpa memikirkan resikonya, mereka langsung menerjang dan berhasil meraih tangannya.

"Kami belum menanyai detail karena kondisi mereka masih seperti itu (trauma). Saat menolong kedua gadis itu, sebenarnya sudah berhasil. Namun korban Rian malah terseret ombak. Apakah ia bisa berenang atau tidak, kami belum bisa memastikannya," Pungkas AKP Imam Subechi. Les