Semester I Tahun 2021, KPPN Sidoarjo Telah Cairkan Dana Rp2,34 Triliun

Leli Triana, Kasi Pencairan Dana KPPN Sidoarjo. SP/adv

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pandemi Covid-19 telah mengubah dan berefek pada semua hal. Pandemi ini telah membawa perubahan kebiasaan yang menyehatkan, berjemur, mengonsumsi makanan sehat, bayak istirahat tak boleh terlalu capai dan juga harus menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga. Work life balance

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidoarjo sebagai unit vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan di daerah terus mengawal realisasi belanja Negara di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Bermula dari pandemik, kemudian penyesuaian prosedur pencairan dana APBN melalui sarana elektronik yang dikenal dengan sebutan e-SPM (eletronik Surat Perintah Membayar). Dengan kemudahan tersebut diharapkan stakeholders tetap bisa melakukan pencairan atas beban DIPA tanpa terhalang pandemi.

Menurut Leli Triana, Kasi Pencairan Dana,  KPPN Sidoarjo menyalurkan belanja pegawai, belanja barang, belanja modal dan belanja bantuan sosial, serta sebagain belaja transfer ke Pemda Sidoarjo berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik  dan Dana Desa. Sampai dengan semester I Tahun Anggaran 2021, KPPN Sidoarjo telah mencairkan dana sebesar Rp2,34 trilyun atau sebesar 40,59% dari pagu dana Rp5,76 trilyun. Realisasi ini naik sebesar 2,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Realisasi terbesar terjadi pada komponen belanja pegawai sebesar Rp1,52 triliyun atau sebesar 47,33% dari pagu Belanja Pegawai sebesar Rp3,21 triliun. Tingginya belanja pegawai dalam semester I ini, salah satunya dipengaruhi oleh pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji bulan ketigabelas untuk Aparat Sipil Negara. Untuk pembayaran gaji bulan ketigabelas KPPN Sidoarjo mengeluarkan dana sebesar Rp66,85 miliar untuk 64 satuan kerja Kementerian/Lembaga yang terbagi kepada 17.767 orang pegawai. Sedangkan untuk THR tahun 2021 telah dibayarkan sebesar Rp72,1 miliar, untuk ASN dan Non ASN

Perkembangan serapan belanja barang sampai Semester I sebesar 35,12% atau senilai Rp465,9 miliar dari pagu sebesar Rp1,33 triliun. Capaian ini lebih baik dari tahun lalu yang hanya sebesar 26,54% atau senilai Rp375,9 miliar. Sedangkan capaian kinerja belanja modal sebesar 27,13% atau sebesar Rp241,7 miliar dari total pagu Rp890,7 miliar. Capaian ini lebih baik dari total penyaluran sebesar Rp157,5 miliar pada paruh tahun 2020. Adapun realisasi Belanja Bantuan Sosial masih sangat rendah yakni 4,75%.

Perkembangan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa tahun 2021 ini mengalami lonjakan tajam yang mencapai 58,24% atau Rp205,0 miliar dari pagu anggaran Rp351,98 miliar. Sedangkan penyaluran dana transfer ke Pemkab Sidoarjo tahun 2020 hanya sebesar 33,5% atau Rp112,3 miliar dari pagu Rp335,3 miliar.

Saat ini, masih ada aktu enam bulan lagi untuk menggenjot realisasi meski dalam keterbatasan. Kemudahan yang diberikan oleh pemerintah untuk mencairkan anggaran dalam masa pandemi COVID-19 semoga dapat menjadi stimulus agar stakeholder untuk bisa mengoptimalkan manfaat dengan mempercepat realisasi untuk masyarakat. Percepatan serapan anggaran diharapkan menghasilkan output dan outcome yang sangat berguna dalam membantu meningkatkan masyarakat luas, khususnya masyarakat Sidoarjo. 

Salam sehat dan tetap semangat membangun negeri ini meski dalam pandemi.rl

#Wartawan :

#Kontributor : Leli Triana, Kasi Pencairan Dana KPPN Sidoarjo