Seorang Lansia Sakit Terlantar di Terminal, Polresta Mojokerto Gerak Cepat Beri Pertolongan

Anggota Satsamapta Polresta Mojokerto saat akan membawa Sripah ke rumah sakit.

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Satsamapta Polresta Mojokerto memberikan pertolongan kepada orang sakit yang terlantar di Terminal Kertajaya Mojokerto Kamis (20/10/2022).

Sripah (58) warga Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan ditemukan terbaring lemah oleh anggota Satsamapta di Terminal.

Anggota Satsamapta langsung bergerak cepat membawa Sripah menggunakan mobil dinas milik Satsamapta ke RSUD Dr. Wahidin Sudirohusodo untuk mendapat penanganan medis.

Dari kalangan relawan yang datang di TKP, Jailani mengatakan Sripah ditemukan terlantar dalam keadaan terbaring sakit dan sangat membutuhkan bantuan dari masyarakat.

Saat tiba di TKP, Jailani melihat dan langsung membantu Aiptu Wardoyo bersama anggotanya Bripka Denis dan Brigadir Syaifudin untuk membawa Sripah ke rumah sakit.

"Alhamdulillah Pak, untung tadi ada Pak Polisi yang datang ke lokasi, dan ibu  yang terlantar dan diduga sakit itu langsung diantarkan ke rumah sakit," kata Jailani.

Sementara itu, Aiptu Wardoyo saat ditemui pasca menolong ibu yang diduga sakit mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat jika ada warga ditutupi selimut tidak bergerak dan dikerubung lalat selama dua hari tertidur di ruang tunggu penumpang.

"Kami mendapat laporan dari DLLAJ bahwasannya ada orang  yang tidur tidak bergerak sama sekali, kami datang ke TKP kita cek dan ternyata ibu tersebut sedang sakit, membawa egrang dan tertidur dikerubung lalat langsung kami Bawa ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo untuk segera mendapatkan penanganan medis," ucap Aiptu Wardoyo.

Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria melalui Kasi Humas Polresta Mojokerto IPTU MK Umam membenarkan hal tersebut.

"Benar, dan sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit oleh anggota Polresta Mojokerto untuk mendapatkan bantuan medis," ujar Iptu Umam.

Saat disinggung mengenai tujuan ibu tersebut mau pergi kemana, Iptu Umam mengaku belum mendapatkan informasi. ari