Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans Tulungagung Gelar Job Fair

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 01 Agu 2023 09:55 WIB

Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans Tulungagung Gelar Job Fair

i

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat membuka Job Fair Disnakertrans 2023. Foto: Prokopim Tulungagung.

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Bursa Kerja atau Job Fair bagi para pencari kerja di halaman Kantor Disnakertrans Tulungagung selama 2 hari mulai tanggal 31 Juli – 1 Agustus 2023.

Job Fair Disnakertrans tahun 2023 secara resmi dibuka oleh Bupati Tulungagung Maryoto Birowo yang ditandai dengan pemukulan gong.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Tulungagung Diserbu Emak-emak

Dalam sambutannya, Maryoto mengatakan bahwa kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk memudahkan para pencari kerja mendapatkan pekerjaan dan memperpendek jarak antara penyedia lapangan kerja dengan pencari kerja.

“Ini upaya kami dari pemerintah untuk memberikan kemudahan kepada pencari kerja untuk bisa mendapatkan peluang dan lowongan kerja,” kata Maryoto, Senin (31/7/2023).

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu untuk menekan angka pengangguran di wilayah setempat.

“Bursa kerja ini salah satu upaya pemerintah daerah untuk menurunkan angka pengangguran di Tulungagung. Tentu harapan kita, semakin sedikit pengangguran dan semakin banyak warga yang memiliki kerja dan penghasilan,” ujarnya.

Dalam Job Fair tahun ini, Disnakertrans Kabupaten Tulungagung telah melibatkan 29 perusahaan, terutama yang memiliki aktivitas produksi/usaha dan pangsa pasar di wilayah tersebut. Adapun sekitar kurang lebih 750 lowongan kerja tersedia dalam kegiatan tersebut.

“Dengan 750 lowongan dan target 1.500 pencari kerja, maka peluangnya 50 persen. Harapannya bisa menyerap tenaga kerja di Tulungagung,” ungkapnya.

Bupati mengakui, bursa kerja tahun ini menurun dari sisi perusahaan yang terlibat atau pun jumlah lowongan yang ditawarkan. Ada sejumlah kendala teknis sehingga ada perusahaan yang tidak bisa bergabung.

Seperti pada job fair tahun ini, dimana Disnakertrans telah melayangkan 50 undangan kepada perusahaan baik itu lokal, regional maupun nasional untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut.

"Namun, dari jumlah undangan tersebut yang hadir hanya 29 perusahaan," jelasnya.

Meski demikian perusahaan yang terlibat cukup bonafide, mulai dari lokal Tulungagung, regional sampai nasional.

Baca Juga: 8 Kecamatan di Tulungagung Belum Miliki Gudang Logistik Pemilu

“Dari sisi jumlah memang menurun namun tetap berkualitas. Selain itu kita juga lebih menekankan pada pertumbuhan UMKM,” sambung Bupati.

Menurutnya, peluang kerja di Tulungagung cukup banyak, apalagi saat ini di Kabupaten Tulungagung tengah gencar membangun Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Pertumbuhan UMKM dinilai turut menyumbang penurunan angka pengangguran di Tulungagung.

"Angka pengangguran turun, tapi belum signifikan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh berbagai perusahaan swasta dari berbagai sektor industri, perbankan, finance, dan perusahaan lain di bidang jasa lainnya.

Selain menggandeng mitra dan pihak ketiga penyedia lapangan kerja, lanjutnya, pihaknya juga menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan kali ini.

Baca Juga: Video Porno Pelajar SMK Tulungagung Viral di Medsos, Diduga Disebar Pacar Usai Diputus

“Kita gandeng juga BPJS Ketenagakerjaan untuk memberi pelatihan kepada purna PMI di Tulungagung,” ujar Agus.

Agus menyebut bahwa antusias masyarakat yang datang cukup banyak. Hal itu terlihat dari banyaknya muda - mudi yang ingin mencari pekerjaan pada job fair kali ini, namun sayangnya lapangan yang tersedia hanya ratusan saja.

"Antusias pencari kerja cukup banyak, namun sayang lowongan pekerjaan yang ada hanya 750 an saja," katanya.

Ia menuturkan, bagi anak lulusan SMA yang tidak terakomodir nanti akan diberikan pelatihan-pelatihan keterampilan sehingga bisa mendapatkan peluang kerja.

"Bagi anak-anak lulusan SMA, di tahun depan akan diprioritaskan dengan diberikan pelatihan-pelatihan sehingga bisa mendapatkan pekerjaan," tutupnya. tlg

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU