Sering Mogok, 3 Mobdin Dikembalikan

Beberapa mobil dinas yang dikembalikan ke Sekwan.

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Tiga mobil dinas (mobdin) jenis Mitsubishi Pajero Sport tipe Dakar dan Exceed resmi dikembalikan ke Sekwan pada Jumat (9/4/2021). 

Tiga mobil dinas (mobdin) itu ditarik kembali lantaran sudah tidak layak pakai dan kerap mogok akibat usianya sudah uzur.

Adapun tiga mobdin itu selama ini digunakan oleh Wakil Ketua I Andri Wahyudi, Wakil Ketua II Rusdi Sutejo, dan Wakil Ketua III Rias Judikari Drastika.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan H.M. Sudiono Fauzan membenarkan, penarikan mobil dinas untuk pimpinan dewan periode 2014-2019 tersebut disebabkan kondisi kendaraan yang tidak layak digunakan. Sehingga, mengganggu kinerja pimpinan dewan.

“Sejatinya yang paling subtansial dari penarikan mobil KDJ (kendaraan dinas jabatan) tersebut adalah mengganggu kinerja. Sering mogok di tengah jalan. Pernah Bu Rias itu mogok di tengah jalan. Mas Rusdi kalau kunjungan juga pakai mobil pribadi,” jelas Sudiono, Minggu (11/4).

Sebagai ganti kendaraan dinas, tiga pimpinan dewan akan mendapat tunjangan transportasi sekitar Rp 7,9 juta per bulan, karena pemkab tidak bisa memenuhi kebutuhan KDJ untuk pimpinan dewan.

Sebenarnya, lanjut Dion, pemkab telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk pembelian KDJ pada tahun anggaran 2020 dalam rangka menunjang kinerja pimpinan dewan periode 2019-2024. Namun, rencana tersebut gagal akibat anggaran tersebut teralihkan untuk penanganan Covid-19.

“Sehingga, pimpinan dewan bersedia memakai mobdin yang lama meski tidak layak, sering rusak, dan mogok. Begitu juga di tahun 2021, untuk tahun ini memang hanya 3 pimpinan dewan, untuk wakil ketua. Tapi karena pandemi, terkena refocusing juga,” imbuhnya.