Setahun Berdiri, Kontribusi Kesembuhan Covid-19 di RSLI Capai 31,42%

Pasien covid-19 di RSLI saat berjemur di bawah sinar matahari .SP/SAMMY MANTOLAS

SURABAYAPAGI, Surabaya - Hari ini, Rabu (02/06/2021) Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) genap setahun beroperasi. Selama 1 tahun ini, setidaknya telah ada sekitar 7.483 pasien yang dirawat dengan persentase kesembuhan 96,76 persen atau sekitar 7.095 orang.

Menurut Penanggung Jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV, angka yang tinggi ini berkontribusi pada tingkat kesembuhan pasien di Surabaya hingga 31,42 persen.

"Angka kesembuhan RSLI memberikan kontribusi sebesar 5,03% untuk kesembuhan di Jawa Timur dan 31,42% untuk kesembuhan di Kota Surabaya," kata dr. Nalendra, Rabu (02/06/2021).

Hingga saat ini, pasien yang masih dirawat di RSLI adalah sebanyak 100 orang. Adapun 100 orang tersebut, terbagi atas dua jenis pasien, yakni pasien lokal dan pasien pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri.

"Saat ini yang sedang dirawat ada 100 pasien. 40 orang adalah pasien lokal dan 60 adalah PMI," katanya

Tak hanya itu, dalam setahun terakhir RSLI terus menciptakan lingkungan yang aman, bersih dan steril baik bagi pasien maupun untuk para tenaga medis (nakes). 

Untuk nakes misalnya, RSLI menyediakan ruangan khusus yang disebut dengan ruangan dekontaminasi. Di ruangan inilah, segala alat pelindung diri (APD) yang dipakai oleh nakes disterilisasikan.

"Jadi ketika nakes keluar dari wilayah red zone [tempat pasien covid dirawat], mereka semua akan disterilkan di ruangan dekontaminasi. Karena ingin agar supaya para nakes ini tidak terkena virus saat melayani pasien," jelasnya.

Sementara untuk pasien covid, pihaknya memisahkan antara pasien lokal dan pasien PMI. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus varian baru covid-19 ke pasien-pasien lokal.

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat 2 pasien PMI yang terkonfirmasi varian baru covid-19 yakni B.117 (Strain Inggris) dan B.1351 (strain Afrika Selatan). Namun setelah menjalani perawatan secara holistik di RSLI, kedua pasien ini dinyatakan sembuh dan dapat dipulangkan ke rumah.

"Alhamdulillah, varian baru yang kita takuti ternyata dengan penanganan yang holistik di RSLI dapat disembuhkan. Ini merupakan kado istimewa bagi kami," kata dr. Nalendra. 

Tak lupa pula, ia mengingatkan masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menjalankan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

"Jangan lupa juga tetap pertahankan imunitas tubuh dengan rajin berolahraga dan makan-makanan yang bergizi," pungkasnya.sem