SMAN I Kalianget Launching Gerakan Vaksinasi Covid-19 oleh Gubernur Jatim

Tengah menyimak, Wakil Bupati Sumenep, Hj, Dewi Khalifah SH, MH, Kepsek SMAN I kalianget, H. Moh. Sadik, M.Pd dan Kacabdin kab. Sumenep,  Syamsul Arifin. SP/Ainur Rahman

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Upaya mencegah penyebaran virus covid 19 di Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar acara Launching gerakan vaksinasi covid-19 serentak terhadap siswa-siswi SMA/SMK se-Jawa Timur. 

Kegiatan digelar secara virtual dan diikuti oleh lembaga pendidikan SMA/ SMK secara serentak  di Jawa Timur, pada hari Rabu (4/8).

Dalam kesempatan tersebut, sekolah menengah atas negeri (SMAN) I Kalianget Kab. Sumenep mendapat penghargaan dalam menggelar kegiatan vaksin terhadap sejumlah siswa-siswinya, hal itu mengingat akan segera dibukanya kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Pantauan Surabaya Pagi, kegiatan vaksinasi terhadap sejumlah siswa-siswi pelajar di SMAN 1 Kalianget berjalan dengan santai dan mengikuti prokes covid 19 bertempat di Aula SMAN I Kalianget kab Sumenep, Rabu 4 Agustus 2021.

Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.00, hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sumenep Hj Dewi Khalifah, SH. MH, Kacabdin kab. Sumenep, Syamsul Ariefin, dan Kepsek SMAN I Kalianget H. Moh Sadik, M.Pd, dan para kepala sekolah SMA yang ada di kab. Sumenep.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan bahwa, vaksinasi dosis pertama untuk pelajar ini sesuai Surat Edaran (SE) Kemenkes tanggal 5 Juli bahwa anak usia 12 sampai 17 tahun sudah bisa divaksin, tentu dalam hal ini semakin memperluas cakupan yang divaksin ini makin banyak maka Pemprov Jatim juga membutuhkan stok vaksin lebih banyak.

“Semula penduduk dari 40,6 juta di Jawa Timur 70 Persen nya pada usia 18 tahun ke atas waktu itu,  sekitar  22,9 juta, tapi setelah ditambah umur 12 sampai 17 tahun, kita butuh 28 juta. Oleh karena itu semangat yang sedang berjalan luar biasa kita membutuhkan percepatan suplai vaksin,” kata orang nomor satu di Jawa Timur tersebut.

Dengan semangat luar biasa sambungnya,  masyarakat di Jawa Timur untuk divaksin agar memiliki standar minimal Herd Immunity sebesar 70 persen dapat tercapai saat Agustus, maka percepatan suplai vaksin dapat disegerakan agar daerah di Jawa Timur bisa merasa lebih tenang. Ar