Stok Sedikit, Vaksinasi Dosis Kedua di Jatim Alami Keterlambatan

Vaksinasi covid-19 dosis kedua di sejumlah daerah di Jawa Timur mengalami keterlambatan.SP/LP

SURABAYAPAGI, Surabaya - Vaksinasi covid-19 dosis kedua di sejumlah daerah di Jawa Timur mengalami keterlambatan. Hal ini terjadi dikarenakan jumlah vaksin COVID-19 yang datang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) jauh lebih sedikit dibanding kebutuhan. 

Ketua Vaksinasi Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr. Herlin Ferliana menjelaskan, Satgas Covid-19 Jawa Timur terus berkoordinasi dengan Kemenkes terkait pemenuhan dosis vaksin di wilayah setempat.

"Karena vaksin ini hanya bisa didapat dari Kemenkes, maka kami terus koordinasi dengan Kemenkes untuk terus dikirim vaksin terutama untuk pemenuhan dosis kedua," kata dia, kemarin.

Herlin mengatakan, setiap ada distribusi vaksin ke Jatim, Satgas Covid-19 Jawa Timur akan langsung mengirimkan ke kabupaten/ kota untuk percepatan vaksinasi Covid-19.

Satgas Covid-19 Jawa Timur mengimbau dinas kesehatan dan semua pelaksana vaksinasi memprioritaskan terlebih dahulu untuk sasaran dosis kedua. 

"Sedangkan untuk sasaran dosis pertama bersabar menunggu vaksin berikutnya yang Insya Allah bulan Agustus ini datang lebih banyak," kata Herlin.

Vaksinasi Jatim per 1 Agustus 2021 untuk dosis pertama sebanyak 7.630.509 orang. Sementara yang sudah mendapat dosis kedua baru 3.170.860 orang. Padahal, total sasaran vaksinasi Jatim mencapai 31.826.206 orang. Artinya capaian saat ini masih jauh dari target.sb1/na