Sukses Bisnis Beraneka Jenis Ikan Cupang Beromzet Jutaan

Verdiansyah Dwi Sakti dengan budidaya ikan cupang miliknya. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Verdiansyah Dwi Sakti untuk memulai bisnis ikan cupang dimulai pada akhir 2019 dan meraih sukses sejak awal Pandemi Covid 19. Kini Verdiansyah mengandeng dua temannya Septiano Fernando dan Galang Muda Pradipta, untuk bekerja sama dalam budidaya dan bisnis ikan cupang.

Modal awal bisnis ikan cupang itu dari uang pemberian orangtuanya sebesar Rp 500.000. Kini total asetnya telah mencapai puluhan juta dalam tempo satu setengah tahun.

Apalagi saat ini sedang lagi musim booming ikan cupang cooper yang banyak diburu para penggemar ikan di Indonesia. "Harga jual seekor ikan cooper sekarang di pasaran sampai Rp 150.000 bahkan lebih," jelasnya, Senin (21/6/2021).

Sementara hasil budidaya yang dilakukan dijual melalui media sosial Facebook dan Instagram. Malahan Verdi berencana membuat media lelang dan CSR untuk pemasaran ikannya.

Sejauh ini pemasaran ikan cupang yang dikembangkan biakan telah menjangkau hampir seluruh Indonesia. "Kalau ke luar negeri masih belum," tambahnya.

Karena sudah banyak dikenal para penggemar dan kolektor ikan, Verdi dan kedua rekannya sudah mulai menikmati hasil jerih payahnya merintis berbisnis ikan cupang.

Malahan keuntungan bersih setiap bulan dari budidaya ikan cupang mencapai antara Rp 3 juta sampai Rp 15 jutaan.

Untuk biaya perawatan ribuan ikan cupang hasil koleksinya tidak terlalu sulit. Karena stok pakan seperti cacing sutra dan  kutu air juga mudah diperoleh.  "Kalau di Kediri mudah. Rencananya kami akan membuat pakan kutu air sendiri," tambahnya.

Diungkapkan Verdi, dari bisnis ikan cupang sudah banyak mendapatkan keuntungan dan menguasai pangsa pasar. Verdi menyebutkan dari modal awal Rp 500.000 saat ini total aset yang dimiliki bersama kedua rekannya join bisnisnya sudah senilai puluhan juta.

Kegigihan berbisnis ikan cupang Verdi bermula dari kegemarannya memelihara binatang. Awalnya memelihara kelinci, setelah bosan kemudian beralih ke ikan cupang.

Usaha itu awalnya hanya sambilan saat kegiatan di sekolah berlangsung secara daring. Untuk mengisi waktu itu dihabiskan untuk merawat ribuan ikan koleksinya. "Justru saat Pandemi Covid 19 bisnisnya lagi booming" tambahnya.

Salah satu kunci keberhasilannya selalu mengikuti tren harga pasar sehingga bisnis tetap meraup untung. Dsy6