Sukses Rintis Konten Youtube Hasilkan Puluhan Juta

Susilo sedang menunjukkan kegiatan mengedit video untuk kontennya. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Butuh dua tahun lamanya bagi Susilo bisa berhasil menikmati keringatnya melalui konten cerita pendek (cerpen) bernuansa romantisme di laman Youtube miliknya. Mulai dari pencarian konten sampai kena suspend selama sebulan karena dinilai membuat konten berulang. Pengalaman itu menjadi suatu pelajaran yang berharga.

Awal mulanya Susilo tak begitu percaya melalui YouTube bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Namun, rekan-rekan perantauannya di Bali terus mendukungnya untuk merintis akun YouTube. Hatinya pun luluh sehingga Susilo mulai terinspirasi menjadi YouTuber.

Ada tim evaluasi dari pihak YouTube yang tak bisa disepelekan. Tiap konten itu akan dinilai. Apabila terindikasi ada pelanggaran persyaratan, konsekuensinya akan kena baned. "Bahkan di-banned permanen," ungkapnya.

Susilo mempelajari tiap kesalahan yang pernah diperbuat. Sehingga kini dia berhasil menjadi YouTuber. Ia memiliki enam akun YouTube yang sudah menghasilkan. Akun utamanya sudah memiliki 66 ribu subscriber.

"Semua akun memiliki konten yang kurang lebih sama," kata pemilik channel YouTube Rememberme74 itu.

Dimulai dari pencarian konten, kata Susilo, pembuatan konten bertujuan mengundang banyak pengunjung agar traffic-nya meningkat. Saat menjadi YouTuber pemula, lanjut dia, banyak ide yang berada di benaknya. Konten itu bisa diambil dari budaya, kuliner, traveling, lanskap alam, pertanian, permainan, dan sebagainya.

Namun, satu hal yang tak bisa ditawar-tawar, yakni bagaimana cara mengemas video itu bisa menjadi menarik. "Sampai ketika saya membaca suatu cerpen romantisme di YouTube, yang kemudian menginspirasi saya untuk dijadikan konten video," ujarnya. 

Tak pelak, penantian traffic pengunjung selama dua tahun pun berhasil didapatkan. Tepatnya pada awal-awal pandemi Covid-19 muncul pada 2020, konten-konten YouTube Susilo mampu menarik 30 ribu penayangan per harinya. Dalam kurun waktu sebulan akun YouTube-nya mampu menghasilkan Rp 20 juta.

Susilo yang merasa bersemangat lagi, lebih konsisten membuat konten-konten cerpen bernuansa romantisme. Konten yang mengerek pengunjung itu adalah cerpen romantisme. Cerpen yang menceritakan kisah psikologis orang dewasa. Dikemas dengan batasan-batasan untuk menghindari cerita vulgar. "Tim YouTube pasti menilai. Apabila terlalu vulgar, maka akan kena suspend," ujarnya.

Kesuksesan menjadi YouTuber bukan titik akhir karir Susilo. Dia berharap bisa mengembangkan usaha atau menemukan konten-konten lainnya. Dsy12