Sukses Rintis Usaha Keripik Tempe Rumahan

H. Ikrom saat mengolah keripik tempe produksinya. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - H. Ikrom merupakan salah satu perintis usaha kripik tempe di Kota Malang. Meskipun sudah banyak sekali usaha sejenis yang muncul, tetapi brand kripik tempe “Abadi” tetap merupakan merek utama yang abadi dan diingat masyarakat hingga kini.

Usaha kripik tempe H. Ikrom ini diawali di tahun 1970, empat tahun sebelum beliau pensiun dari kesatuan Angkatan Darat. Dengan modal awal waktu itu Rp 450.000, beliau membelanjakan modal peralatan, seperti kompor dan penggorengan.

Menurut H. Ikrom, usaha kripik tempe yang hendak dibangunnya tersebut ditemukan secara tidak sengaja. Ini diawali ketika almarhumah istrinya mencoba banyak cara untuk memodifikasi tempe menjadi kripik.

Setelah beberapa percobaan yang tidak selalu berhasil, akhirnya ditemukan formula yang tepat untuk membuat tempe menjadi kripik yang gurih dan lezat. Pada tahun 1971, H. Ikrom sendiri yang mengantarkan produk-produk kripiknya tersebut ke toko-toko dengan mengendarai sepeda.

Untuk menambah modal kerja, H. Ikrom menjual tanah untuk membeli sepeda motor. Pada waktu itu, baru ada satu pengusaha kripik tempe yang menjadi kompetitor bagi dirinya.

Kini, usaha kripik tempe ini dikelola oleh anak-anak H. Ikrom yang kesemuanya sudah berumahtangga. Keluarga ini memiliki 1 pabrik yang berlokasi di sebuah rumah yang beralamat di Jl. Batubara, Malang.

Untuk kiosnya sendiri, digunakan sebuah rumah yang sebelumnya adalah tempat tinggal H.Ikrom sekeluarga sejak anak-anaknya kecil. Sejak tahun 1976, usahanya ini telah terdaftar dan rutin membayar pajak dengan proporsi 15% tahun per tahun.

Di era sekarang, semakin banyak kompetitor yang bermunculan untuk menyaingi usahanya ini. Tetapi, H. Ikrom tidak gentar dengan adanya persaingan tersebut. Malah justru persaingan akan membuat bisnis mereka semakin termotivasi untuk terus melakukan pengembangan kualitas dan pelayanan. Dsy9