Tabrak Sekuriti ITS Hingga Tewas, Pengemudi Innova Maut Jadi Tersangka

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 22 Nov 2023 16:34 WIB

Tabrak Sekuriti ITS Hingga Tewas, Pengemudi Innova Maut Jadi Tersangka

i

Rilis kasus kecelakaan yang menyebabkan satpam ITS meninggal dunia di Satpas Colombo, Rabu (22/11). SP/Alqomar

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Satlantas Polrestabes Surabaya menetapkan pembawa mobil Innova maut yang menabrak sekuriti ITS hingga tewas di Jalan Menur Pumpungan Surabaya, Sabtu (18/11) pagi lalu menjadi tersangka.

AL (16) tahun warga Manyar Adi Surabaya. Ia merupakan siswa SMA di Surabaya ditetapkan tersangka setelah mobilnya menabrak dua kendaraan di mana salah satunya membuat pengemudi yakni sekuriti ITS tewas.

Baca Juga: Diduga Mabuk dan Hampir Diamuk Massa, Pengemudi Mobil di Ponorogo Tabrak Emak-emak hingga Tewas

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman menyebut, meskipun AL telah berstatus tersangka, tetapi ia tak ditahan lantaran masih di bawah umur.

"Yang bersangkutan (AL) tidak kami tahan karena ABH (anak berhadapan dengan hukum)," kata Arif saat konferensi pers di Satpas Colombo, Rabu (22/11).

Arif menjelaskan, ulah AL tak hanya membuat pemotor bernama Ester luka. Namun, ia juga menyebabkan pemotor lain, Prawito yang bertugas sebagai petugas keamanan SKK ITS meninggal dunia.

"Dampaknya menyebabkan 1 korban luka berat atas nama Erna (panggilan korban 1), warga Ngagel dan masih dirawat di RS dan satunya MD (meninggal dunia) atas nama Prawito," ujarnya.

Baca Juga: Tersenggol Truk, Mobil Xenia Ringsek Terjun Bebas ke Area Persawahan By Pass Mojokerto

Selain itu, Arif menyebut, ada sejumlah faktor yang menyebabkan AL menabrak 2 pemotor. Selain belum cukup umur, ia juga belum memiliki SIM, keterampilan, hingga kestabilan mengendalikan emosi dan mental saat mengemudi.

"Anak-anak di bawah umur secara aturan dan psikologi belum cakap, serta kemampuan terlebih belum memiliki SIM sebagai legitimasi berkendara juga tidak ada," tuturnya.

Akibat perbuatanya, AL terancam pasal 310 ayat 4 dan 3 juncto 139 UU Lalin dengan ancaman 6 tahun penjara.

Baca Juga: Pikap Masuk Jurang, 7 Orang Luka-luka

"Yang bersangkutan adalah anak berhadapan hukum, tentu dengan UU perlindungan anak dan akan ada pendampingan, supaya mitigasi bisa berjalan," tutupnya.

Sebelumnya, nyawa sekuriti ITS, Prawito melayang usai tertabrak Toyota Kijang Innova yang dikemudikan remaja dengan ugal-ugalan.

Pengemudi ugal-ugalan ini yakni remaja 16 tahun berinisial AL, asal Manyar Adi 1, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Lalu penumpangnya adalah MT 16 tahun warga Klampis Indah, Surabaya. AL memacu Innova warna putih bernomor polisi L 1157 OA dengan kecepatan tinggi sekitar pukul 05.40 WIB. Alq

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU