Takut Dimassa, Pencuri Mesin Las Sembunyi di Plafon

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Esti Setija Utami menunjukkan barang bukti kasus pencurian mesin las. SP/Mahbub Fikri

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi pencurian kini terjadi atas nama pelaku Yoyok Afandi (21) yang nekat mencuri mesin las di sebuah bengkel.

Naasnya, pemuda asal Lamongan itu ketahuan saat hendak kabur. Karena takut dihajar massa, ia memilih untuk bersembunyi di plafon kantor yayasan yatim piatu yang berlokasi di Jalan Simo Hilir barat 12, Sukomanunggal kota Surabaya hingga berjam-jam.

Sampai akhirya dia menyerahkan diri dengan jaminan tidak ada warga yang menghajarnya.

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Utami mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan pada akhir pekan kemarin yang membuat Yoyok harus diamankan di Polsek Sukomanunggal.

Dikatakan Esti, Yoyok mencuri mesin las tersebut dengan cara memanjat pagar bengkel las milik Aris Sukarman yang kemudian ia masukan ke dalam tasnya.

"Saat mau kabur, warga mengetahui adanya suara yang mencurigakan dari arah bengkel dan menghampirinya," ungkapnya, (Kamis, 8/4).

Setelah ketahuan, Yoyok pun panik lalu memanjat bangunan sebelah yang merupakan panti asuhan.

"Pelaku sampai berjam-jam bersembunyi karena takut dipukuli warga," imbuhnya.

Pada akhirnya pelaku mau turun dengan persyaratan tidak dimassa oleh warga. Kebetulan saat itu terdapat petugas yang meminta Yoyok menyerahkan diri.

"Pelaku akhirnya turun menyerahkan diri dengan jaminan tidak ada warga yang menghajarnya," pungkas Kompol Esti. 

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman 5 tahun penjara. fm