Tekan Laka Lantas, Polisi Tandai Jalan Berlubang

Petugas dari Satlantas Polres Mojokerto memberikan tanda di jalan berlubang di wilayah hukum Polres Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Memasuki musim hujan, jajaran Satlantas Polres Mojokerto terus melakukan antisipasi terjadinya kecelakaan. Salah satunya dengan memberikan tanda di jalan berlubang.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Randy Asdar mengatakan, personel Satlantas melakukan survei pengecekan jalan rusak dan berlubang yang diperkirakan berpotensi rawan kecelakaan di wilayah hukum Polres Mojokerto, terutama Jalan Raya Bypass. 

“Satlantas hari ini melakukan pengecekan jalan rusak dan berlubang. Jalan yang rusak dan berlubang kita kasih tanda dengan mengecat warna putih,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga bekerjasama dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya dan Unit Pelaksana Teknis Lalu-lintas Angkutan Jalan (UPT LLAJ) Mojokerto Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim) untuk melakukan upaya perbaikan.

"BBPJN VIII Surabaya saat ini tengah melakukan tambal sulam di jalan berlubang yang ada di wilayah hukum Polres Mojokerto, seperti di Pekukuhan (Mojosari). Namun kendala cuaca, hujan sehingga menghambat pekerjaan. Kami menghimbau kepada pengendara untuk berhati-hati," katanya. 

Karena selain faktor sarana dan prasarana, lanjut Kasat, kendala hujan juga menjadi penyebab kecelakaan di jalan raya. 

"Etika berlalu-lintas dan aspek kendaraan agar selalu diperhatikan. Tidak hanya masyarakat Kabupaten Mojokerto saja karena jalur By Pass juga dilintasi masyarakat luar Kabupaten Mojokerto," imbaunya.

Sementara itu, Perwakilan BBPJN VIII Surabaya, Rizky Alianto menambahkan, pihaknya mengupayakan lubang di jalan tidak sampai lebih dari satu lapis aspal atau 5 cm. "Lebih dari itu akan langsung dilakukan penambahan," ujarnya. 

Saat ini, ada lima tim yang turun di lapangan mulai dari By Pass Krian di Kabupaten Sidoarjo hingga Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Untuk di Kabupaten Mojokerto sendiri ada pengerjaan di Pekukuhan, Kecamatan Mojosari dan Jalur By Pass, Kecamatan Puri. 

"Sampai saat ini, yang belum tertambal ada 300 an titik. Sebelumnya setiap satu hari, satu tim bisa mengerjakan 25 titik. Pengerjaan masih tetap berjalan meski kondisi di lapangan turun hujan," tegasnya. 

Data Satlantas Polres Mojokerto, selama tiga terakhir jumlah kecelakaan Jalur By Pass sebanyak 32 kasus. Di Jalur By Pass Trowulan sebanyak 15 kasus dengan korban meninggal sebanyak lima orang dan korban luka ringan sebanyak 12 orang. 

Di Jalur By Pass Sooko ada sebanyak 11 kasus dengan korban meninggal sebanyak dua orang dan korban luka ringan sebanyak 11 orang. Di Jalur By Pass Mojoanyar ada sebanyak empat kasus, nihil korban meninggal dan korban luka ringan sebanyak tiga orang. 

Di Jalur By Pass Puri sebanyak dua kasus, korban meninggal nihil dan korban luka ringan sebanyak tiga orang. Dwy