Terkuak Identitasnya, Wanita di Video Kebaya Merah Dituding Tak Ahli WOT

Polri Respon Cepat Ungkap Video Kebaya Merah

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Luar biasa respon cepat Polisi Indonesia dalam mengungkap video asusila yang berjudul Kebaya Merah. Setelah viral sejak Kamis (3/11/2022) lalu, kini dalam hitungan hari, Polisi bisa mengungkap lokasi video mesum Kebaya Merah yang viral di media sosial itu. Bahkan, dalam menelusuri jejak video mesum itu, baik Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya turun sendiri. Kini, sejak Senin (7/11/2022) kemarin, pemeran video mesum Kebaya Merah, telah ditangkap.

"Benar, Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB sudah dilakukan penangkapan oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur terhadap terduga pelaku kebaya merah," ujar Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman, Senin (7/11/2022) kepada wartawan, termasuk wartawan Surabaya Pagi.

Kombes Farman mengatakan, dua orang pemeran video mesum Kebaya Merah itu adalah seorang laki-laki berinisial ACS dan seorang perempuan berinisial AH.

"Penangkapan dilakukan di daerah Medokan, Surabaya. Saat ini kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif dari kedua tersangka ini melakukan perekaman dan penyebaran konten kebaya merah," ucapnya.

Sebetulnya, identitas perempuan yang diduga pemeran video syur Kebaya Merah, mulai terkuak sejak pekan lalu.

 

Dari penelusuran Surabaya Pagi di media sosial Twitter, foto pemeran video syur Kebaya Merah tersebut diunggah oleh akun @ClaraYukii pada Jumat (04/11/2022) lalu. Lantas unggahan @ClaraYukii ini mendapatkan respon luar biasa.

Netizen yang penasaran bertanya-tanya di kolom komentar, bahkan meminta nama sosmednya. "Nama sosmednya apa ya?", tulis @normaneraga.

Hingga Senin (7/11/2022), foto unggahan @ClaraYukii tersebut telah dikomentari sebanyak 1.737  kali, disukai sebanyak 17 ribuan orang, diretweet 4.618 kali.

Dalam unggahan itu, @ClaraYukii mengkritik cara bercinta pemeran perempuan dalam video. Terutama saat gaya Woman On Top (WOT). "....ternyata WOT nya gkk karuan," cuit @ClaraYukii.

 

Hotel di Jalan Sumetera

Sebelumnya, anggota Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya juga telah melakukan penyelidikan ke dalam salah satu hotel di Surabaya, yang diduga digunakan sebagai tempat syuting video mesum kebaya merah.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchammad Fakih mengungkapkan, pihaknya mencocokkan tempat atau kamar seperti yang ada di dalam video mesum wanita berkebaya merah.

Syuting aksi porno itu diduga dilakukan di sekitar kawasan Gubeng, Surabaya. Polisi langsung bergerak mengecek lokasi pembuatan video mesum wanita kebaya merah dengan mendatangi hotel yang ada di Jalan Sumatera Surabaya.

"Video tersebut diduga dibuat di kamar nomor 1710 dan pembuatan video tersebut di bawah bulan Juli tahun 2022. Dari keterangan petugas hotel dan sejumlah karyawan diketahui bahwa tiap kamar dipasang stiker dilarang merokok di Bulan Juni - Juli 2022, sedangkan di dalam video tersebut di dalam kamar tidak ada stiker dilarang merokok," ujarnya, Minggu (6/11/2022).

 

Wallpaper Jadi Pembeda

Dalam video berdurasi 16 menit, ada sebuah wallpaper yang menghiasi kamar tersebut. Wallpaper tersebut menggambarkan sebuah kawasan mirip di Venezia Italia, ada sungai yang membelah jalan. Ada beberapa orang yang terlihat berjalan di tepian sungai.

BG, salah seorang manajemen hotel membenarkan bahwa wallpaper itu memang ada di hotelnya. Bahkan, wallpaper itu cuma ada satu di antara kamar-kamar yang ada. Yakni di kamar 1710. "Cuma kamar (1710) ini yang ada lukisan (wallpaper) itu," ucap BG.

BG mengatakan, awalnya pengelola maupun manajemen hotel tidak tahu dengan video mesum yang viral di media sosial tersebut. Hingga akhirnya sejumlah polisi dari Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya datang ke hotel tersebut.

Polisi lantas memberi tahu video wanita kebaya merah. Saat melihat video itu, manajemen hotel langsung tahu di mana video tersebut direkam. "Setiap kamar punya pemandangan (view) berbeda-beda. Saya nggak tahu kalau ada kejadian ini. Tahunya ya pas polisi datang. Waktu menunjukkan video dan beberapa foto, saya langsung tahu itu di kamar mana (1710)," ungkap BG.

 

Berkat Google Maps

Jika ditelusuri  lokasi pembuatan video wanita kebaya merah dengan membandingkan potongan video yang telah di-pause dengan foto-foto yang beredar di Google Review plus Google Maps, maka ada dua menit krusial di video yang akhirnya bisa membuat lokasi pembuatannya terkuak. Yakni menit 00.29 dan menit 05.34.

Pada dua momen krusial tersebut, banyak yang didapatkan  untuk kemudian dijadikan bahan dalam penelusuran. Salah satunya saat pemandangan di luar hotel terekam kamera.

Ada beberapa objek statis yang menyala terang di luar hotel. Setelah ditelusuri ke lapangan dan membandingkan yang ada di foto Google Review, didapati objek statis tersebut antara lain billboard dan neonbox sebuah bangunan tinggi.

Hal itu dikuatkan dengan papan penunjuk jalan yang tersorot kamera perekam video wanita kebaya merah. Hal ini jadi dasar paling kuat  untuk  menyimpulkan bahwa video mesum wanita kebaya merah direkam di sebuah hotel kawasan Gubeng, Surabaya. ham/ril