Tidak Ditemui Gubernur Khofifah, Demo Mahasiswa UPN Veteran Jatim Berakhir Ricuh

Para mahasiswa yang bersitegang dengan personel kepolisian. SP: Ariandi.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur di depan Kantor Gubernur Jawa Timur (Jatim), Rabu (21/9/2022) diwarnai bentrokan. Hal tersebut terjadi lantaran massa aksi demo merasa kecewa tak kunjung bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Bahkan, mereka sempat menyandera tiga orang perwakilan Pemerintah Provinsi Jatim. Mereka melakukan upaya itu karena ingin bertemu dengan Gubernur Khofifah.

Massa juga sempat ditemui ketua Bakesbangpol Jatim, Heru Wahono. Namun, sekitar pukul 17.05, Heru ditarik keluar oleh kepolisian. Saat itu mahasiswa pun langsung membuat barikade dengan tidak memperbolehkan Heru dan kawan-kawannya untuk meninggalkan massa aksi.

"Kami hanya ingin ditemui Gubernur Jatim, sebelum Ibu Gubernur menemui kami, bapak-bapak pejabat ini akan berada bersama kami di tengah massa aksi," kata salah satu perwakilan mahasiswa, Jenggala Prasasti

Personel polisi pun menarik paksa dan membubarkan barikade massa aksi. Massa aksi sempat terdorong lalu tersulut emosi hingga bersitegang dengan Kepolisian.

Aksi saling dorong, pukul dan piting pun terjadi. Selain itu, kericuhan tersebut juga diwarnai aksi pelembparan botol mineral. Bahkan, Salah satu mahasiswa bahkan menjadi korban pemukulan dan tendangan oleh aparat polisi.

Baru sekitar pukul 18.10 WIB massa aksi membubarkan diri setelah berunding dengan salah satu personel. ari