Tiket KA Liburan Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Diakses

PT KAI  membuka layanan pemesanan tiket untuk periode liburan Natal 2020 dan tahun Baru 2021.SP/BYTA INDRAWATI.

SURABAYAPAGI, Surabaya - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka layanan pemesanan tiket Kereta Api Jarak Menengah/ Jauh untuk periode liburan Natal 2020 dan tahun Baru 2021.

Masyarakat dapat memesan tiket tersebut melalui aplikasi KAI Access, Situs resmi kai.id, serta kanal penjualan online resmi lainnya.

“Pemesanan tiket sudah kami buka bagi masyarakat yang hendak bepergian pada periode liburan Natal dan Tahun baru secara online, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat,” Ujar Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

PT KAI Daop 8 Surabaya dalam liburan Natal 2019 dan tahun Baru 2020 ini akan mengoperasikan 29  KA Jarak Menengah/Jauh Reguler. Adapun untuk stasiun keberangkatan awal dipusatkan pada 3 stasiun kelas besar yaitu Stasiun Malang sebanyak 6 KA jarak Menengah/Jauh, Stasiun Pasar Turi sebanyak 7 KA Jarak Menengah /Jauh dan Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 16 KA Jarak menengah/Jauh (8 KA Pemberangkatan awal dan 8 KA yang melintas).

IMG-20201126-WA0077

Adapun  tujuan dari 29 KA Jarak Menengah/Jauh tersebut diantaranya ke arah Jakarta 12 KA, ke arah Bandung 5 KA, Ke arah Jember/Ketapang 7 KA, masing-masing 1 KA ke arah Cirebon, Lempuyangan, Semarang, Cilacap serta Purwokerto.

“Konsistensi KAI dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api telah diakui. Hal ini dibuktikan dengan didapatkannya Safeguard Label SIBV yang sudah mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Kantor Pusat BV, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” terangnya.

Pada masa pandemi, KAI berkomitmen menjual tiket KA Jarak Jauh dan Lokal hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk menciptakan physical distancing sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020.

“Jika dilakukan di Stasiun, masyarakat diimbau untuk melakukan rapid test setidaknya H-1 tanggal keberangkatan. Tujuannya untuk menghindari antrean dan terburu-buru pada hari keberangkatan,” jelasnya.

Suprapto melihat, masyarakat sudah mulai kembali mempercayakan moda transportasi kereta api. Hal itu terlihat dari volume pelanggan yang terus menunjukkan tren positif dalam 3 bulan terakhir ini. Bulan September 293.425 penumpang/bulan, Bulan Oktober 354.695 penumpang/bulan dan Bulan November 2020 diprediksi bisa mencapai 370.000 penumpang/bulan.

“Tidak perlu ragu untuk naik kereta api, karena KAI telah menerapkan berbagai protokol kesehatan secara ketat dan disiplin setiap waktu,” pungkasnya. byt