Tinggal 1 Bulan, KPPN Sidoarjo Akan Cairkan Rp700-Rp800 Miliar

Kasubbag Umum, Rani.

SURABAYA PAGI, Sidoarjo- Sisa waktu pencairan dana APBN Tahun Anggaran 2020 tinggal satu bulan lagi. Hari kerja terakhir tanggal 23 Desember 2020. Setelah itu cuti panjang akhir tahun sampai tahun baru 2021. Tidak banyak waktu tersisa.

Realisasi pelaksanaan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidoarjo sampai 20 November 2020 mencapai 77,7% atau Rp2,83 triliun dari pagu Rp3,64 triliun. Jika diasumsikan penyerapan anggaran di atas 97,0% dari pagu, maka masih ada dana sebesar Rp700 miliar hingga Rp800 miliar yang akan mengalir ke masyarakat hingga akhir tahun 2020.

Dana APBN K/L disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk belanja pegawai, belanja barang/jasa, belanja modal dan belanja bantuan sosial. Hingga kini penyaluran belanja pegawai telah mencapai 85,9% atau Rp1,59 triliun. Belanja barang/jasa mencapai 67,1% atau Rp879,4 miliar. Belanja Modal sebesar 75,0% atau sebesar Rp358,7 miliar. Belanja Bantuan Sosial sebesar 8,9% atau sebesar 26,75 juta.

Cara pembayaran APBN dilakukan melalui bendahara K/L dengan Uang Persedian (UP) dan pembayaran langsung melalui KPPN. Pembayaran langsung dilakukan dengan sistem kontraktual maupun cara non kontraktual. Sampai dengan 31 Desember 2020 nanti, tercatat ada 344 kontrak yang akan jatuh tempo/berakhir. Sebanyak 65 kontrak pada akhir bulan November dan sebanyak 279 kontrak sepanjang Desember 2020.

Dari 65 kontrak dengan nilai Rp68,7 miliar dalam akhir November 2020, sebanyak 29 kontrak dengan nilai Rp3,2 miliar sudah lunas 100%. Sebanyak 36 kontrak senilai Rp65,6 miliar baru mencapai kemajuan pembayaran sebesar Rp31,8 miliar atau 48,5%. Sebanyak 279 kontrak pada Desember 2020 dengan nilai Rp503,4 miliar, 47 kontrak diantaranya sebesar Rp114,1 miliar sudah lunas. Masih 232 kontrak sebesar Rp389,3 miliar yang belum lunas. Baru terealisasi Rp233,7 miliar atau 60,0%.

Dengan demikian, sampai dengan akhir tahun anggaran 2020, masih ada 268 kontrak dengan nilai Rp454,9 miliar belum selesai/masih termin. Realisasi kemajuan pembayaran baru mencapai Rp265,5 miliar atau 58,4%. Selain itu diinformasikan perkembangan Pembayaran Dana Transfer Ke Daerah (TKDD) ke Pemda Kabupaten Sidoarjo.

Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik mencapai 72% atau sebesar Rp42,9 miliar dari pagu Rp59,3 miliar. Penyaluran Dana Desa mencapai Rp234,5 miliar atau 80% dari total pagu Rp292,7 miliar yang diperuntukan bagi 322 desa di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Dalam sisa waktu sebulan penyaluran Dana Desa akan tuntas 100%. KPPN Sidoarjo menghimbau kepada para pengelola keuangan K/L, pengelola DAK Fisik dan Dana Desa Pemda Sidoarjo untuk segera mengajukan penyaluran dana APBN.

Pengajuan penyaluran berpedoman pada Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor : Per-20/PB/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Pada Akhir Tahun Anggaran 2020. Pengajuan agar sesuai dengan jadwal dan persyaratan yang telah ditentukan. Jangan terlambat.