Tingkatkan Keterampilan Linmas, Pemdes Jimbaran Kulon Gelar Bimtek Siaga Bencana

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 05 Des 2023 14:31 WIB

Tingkatkan Keterampilan Linmas, Pemdes Jimbaran Kulon Gelar Bimtek Siaga Bencana

i

Romy Widya Pratama, Kades Jimbaran Kulon, beserta Bhabinkantibmas, Babinsa Desa, saat foto bersama anggota Linmas peserta Bimtek siaga bencana. SP/ JUM

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Jimbaran Kulon, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo  menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek)  peningkatan kapasitas perlindungan masyarakat (Linmas). Bimtek diikuti oleh seluruh anggota Linmas desa setempat. Para peserta dibekali pengetahuan dan berbagai ketrampilan dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kegiatan Bimtek yang dibuka langsung oleh Kapala Desa (Kades) Jimbaran Kulon, ini dihadiri oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD serta jajaran perangkat desa tersebut  dilaksanakan di Aryana Hotel, Trawas Kabupaten Mojokerto, Jumat (01/12/2023). 

Baca Juga: Perbaikan Sekolah Rusak Terdampak Bencana Alam Jadi Prioritas

Kepala Desa (Kades) Jimbaran Kulon, Romy Widya Pratama, mengatakan bahwa, kegiatan ini sebagai upaya motivasi kepada masyarakat untuk penanggulangan bencana yang diharapkan masyarakat di daerah rawan bencana mampu melakukan pertolongan bencana baik keluarga, diri sendiri dan masyarakat sekitar, sehingga dapat menjadi bekal pembelajaran bagi mereka untuk mengantisipasinya agar tidak panik.

“Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan relawan desa sehingga bisa mendampingi, menggerakan dan memobilisasi masyarakat ketika terjadi bencana,” ujar Romy Widya Pratama

Sementara itu, Serka Agus Yudi, selaku babinsa desa Jimbaran Kulon, menjelaskan bahwa,  dalam mengantisipasi bencana pemerintah juga perlu membentuk kelompok masyarakat kampung siaga bencana untuk membangun mental masyarakat agar selalu siap siaga dan kuat menghadapi berbagai ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di daerah. 

Dalam kegiatan motivasi penanggulangan bencana ini, para peserta diberikan informasi dan materi mengenai penanggulangan bencana agar mereka selalu bisa bersama-sama sinergi dengan Pemerintah  dalam meminimalisir risiko dari kejadian bencana alam.

Baca Juga: Curanmor di Sidoarjo Juga Sasar Kos-kosan

“Adapun materi yang disampaikan dalam Bimtek meliputi Kepalangmerahan, pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Begitu juga terkait mitigasi bencana, pertolongan pertama, standar operasional prosedur (SOP) ambulans dan simulasi,” jelas Agus Yudi

Terpisah, Aipda Muslikin, Bhabinkamtibmas Polsek Wonoayu yang sekaligus menjadi narasumber pada acara Bimtek tersebut, menerangkan bahwa, kampung siaga bencana (KSB) sendiri terdiri dari lapisan masyarakat, dan dibentuk oleh masyarakat, yang nantinya akan terbentuk hingga di seluruh Pemdes  di wilayah Kecamatan Wonoayu. 

KSB ini hanya sebagai wadah koordinasi untuk menyampaikan langsung kesiapsiagaan bencana berkolaborasi dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), Karang Taruna, dan sebagainya untuk membentuk KSB.

Baca Juga: Harga Beras masih Tinggi, Warga Berharap Disperindag Turun Tangan

"Sebab, masyarakat sendiri lah yang paham dan mengetahui secara langsung kondisi tempat tinggalnya," tegas Muslikin. jum

 

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU