Tips Atasi Anxiety Disorder di Musim Pandemi Covid-19

Seseorang yang sedang mencari informasi akurat mengenai Covid-19 di situs WHO. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rasa takut di tengah pandemi virus corona baru memang tak bisa dihindari, apalagi jika memiliki gangguan kecemasan (anxiety disorder) sebelumnya. Rasa panik, stres, takut kehilangan orang-orang tercinta, dan perubahan aktivitas adalah segelintir dampak dari mewabahnya virus yang mengancam pernapasan ini.

Pakar Promosi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, dr. Fatwa Sari Tetra Dewi, MPH., Ph.D., menyebutkan rasa cemas, khawatir, serta stres sering dialami banyak orang saat menghadapi situasi krisis, termasuk menghadapi Covid-19 yang penyebarannya kian merebak di berbagai negara.

Stres diketahui bisa menurunkan imunitas tubuh, sementara yang dibutuhkan untuk menangkal Covid-19 adalah kekebalan tubuh yang baik.

Dia mengatakan terdapat 3 langkah utama yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyebab stres karena wabah Covid-19. Pertama, masyarakat disarankan untuk membekali diri dengan pengetahuan yang cukup tentang Covid-19.

Perlunya membatasi informasi yang di akses. Mendapat informasi terkini selama pandemi virus corona memang penting, tapi tak perlu berlebihan dalam melakukannya.

Hampir sebagian besar masyarakat dunia berada dalam ketidakpastian dan menerima banyak informasi melalui berbagai macam media. Banyak media yang memberitakan kabar pandemi virus corona secara terus-menerus, sehingga perlunya membatasi diri dari berita tersebut agar tidak mudah stres dan cemas.

Kedua, mencari tahu tentang kondisi kesehatan diri melalui skrining mandiri. Ketiga, menentukan sikap dan langkah sesuai dengan kondisi kesehatan saat ini.

"Misalnya dari hasil skrining mandiri diperoleh hasil sebagai warga yang tak pernah ada kontak dengan pasien Covid berstatus apapun maka disarankan untuk membiasakan diri berpola PHBS untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga jarak yang cukup dengan orang lain," jelasnya, Rabu (21/7/2021).

Ketiga mulailah membicarakan perasaan yang tengah dialami dengan orang terdekat atau orang yang dapat dipercaya untuk membantu.

“Jangan menjadikan alkohol, rokok, atau obat-obatan lain sebagai pelarian,” tegas tim Health Promoting University (HPU) UGM ini.

Tak hanya itu, mencegah kecemasan juga dapat diatasi dengan cara menjaga kesehatan tubuh. Biasakan menerapkan gaya hidup sehat. Misalnya, pola makan teratur, rajin meditasi, dan mendapat waktu istirahat yang cukup. Dsy1