Tips Menangani Gejala Ruam Jari Kaki Covid Toes

Jari kaki yang mengalami ruam merah. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di musim pandemic Covid-19 yang serba rawan tertular penyakit, banyak keluhan terkait masalah kulit, beragam kasus ruam memang kerap terjadi ketika seseorang menderita sakit yang disebabkan oleh virus. Ruam tersebut terjadi pada jari kaki

Kaki dengan ruam itu disebut 'Covid toes' atau jari-jari kaki Covid. Jari kaki itu memiliki ruam berwarna merah, bengkak, perih dan kadang gatal dan tampak seperti jari kaki (chilblain) yang kedinginan apabila seseorang berada dalam waktu lama di cuaca yang cukup dingin.

Sebelum wabah virus korona, Dr. Lindy Fox, seorang dokter kulit di San Francisco, biasa menangani empat atau lima pasien setiap tahun dengan chilblains - lesi merah atau ungu yang menyakitkan yang biasanya muncul di jari tangan atau kaki di musim dingin.

“Saya punya klinik yang dipenuhi orang yang datang dengan lesi jari kaki baru. Dan bukan orang yang sakit chilblains sebelumnya - mereka tidak pernah mengalami hal seperti ini," ujarnya, Minggu (25/7/2021).

Berdasarkan beberapa penelitian, hampir 1 dari 6 pasien yang didiagnosis Covid-19 menderita masalah kulit terutama terlihat pada anak-anak, yang tidak selalu menunjukkan gejala sama seperti orang dewasa.

Berdasarkan penelitian Covid Symptom Study yang dipimpin oleh para peneliti dari King’s College London, dari 336.000 responden, sebanyak 8,8% pasien dengan hasil swab test Covid-19 positif mengalami ruam kulit sebagai salah satu dari gejala mereka. Sebagai penyelidikan lanjut, tim peneliti ini membuat survei online terpisah dengan mengumpulkan informasi dari hampir 12.000 orang dengan ruam kulit dan dugaan atau dikonfirmasi Covid-19.

Hasilnya, 17% responden yang dites positif juga melaporkan ruam sebagai gejala pertama Covid-19. Satu dari lima orang bahkan memiliki ruam sebagai satu-satunya gejala mereka.

Sementara itu, Marion Yau, ahli penyakit kaki di Harley Medical Foot and Nail Clinic menjelaskan berusaha memberi tahu cara mengatasi atau mengurangi rasa sakit akibat gejala covid toes yang dialami oleh beberapa pasien virus corona.

"Minum obat pereda nyeri jika lesi membuat ketidaknyamanan atau jaga area tersebut tetap hangat dan kenakan kaus kaki tebal. Anda juga tidak disarankan jalan kaki tanpa alas kaki," jelas Marion.

Marion mengatakan minum hidrokortison juga bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan gatal. Tapi, Anda perlu menghubungi dokter bila gejalanya tidak membaik beberapa minggu.

Selain itu, menurut para pakar, peradangan itu mungkin terjadi akibat respons dari sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi virus. Dsy9