Toko Buku Manyar Dibobol, Dicuri Rp 1 Juta

Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi pencurian terjadi di sebuah toko buku di jalan Manyar, Gubeng Surabaya pada Minggu (16/5) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Aksi pencurian di Toko Buku Manyar itu diduga dilakukan pelaku yang jumlahnya lebih dari satu orang. Diduga pelaku masuk melalui pagai di lantai dua yang terbuka.

Rahmat (39) pemilik toko menjelaskan, awalnya dia dihubungi sang adik yang tetiba ingin melihat tokonya. Betapa mengejutkan, adik lelakinya ini melihat kasir penyimpanan uang terbuka dan plastik penutup berserakan.

“Usai adik saya melihat ruang kasir yang acak-acakan, dia kemudian menghubungi saya. Selanjutnya dia dan saya keliling toko mengecek ke lantai dua di kasir dua. Kasir dua juga terbuka tapi uang masih utuh. Mungkin pencuri masih di dalam saat adik saya tiba,” jelasnya, Senin (17/5/2021).

Karena menduga pencuri masih ada di lokasi, lanjut Rahmat, dirinya bersama adik membawa tongkat baseball dan mencari pelaku. Mereka pun mengaku bahwa beberapa tetangga mendengar suara berisik di genting seperti orang jalan. "Kalau kata tetangga, katanya sempat mendengar suara berisik di atas genteng seperti orang jalan. Tapi dikira nggak ada apa-apa," jelas Rahmat.

Tanpa basa-basi Rahmat bersama sang adik keliling toko namun tak melihat sosok orang mencurigakan. Karena tak menemukan pelaku, mereka lantas menghubungi petugas Polsek Gubeng. "Saya jelaskan ke pihak kepolisian jika ada jejak di depan pintu, ada jejak kaki naik dan di dalam ada jejak tangan. Yang dicuri uang di kasir bawah. Sekitar satu jutaan," tandas Rahmat.

Ia pun berharap pihak kepolisian dapat mengungkap kasus tersebut, dan menangkap pelakunya.

Sementara saat ditanya kerugian, Rahmat mengaku hanya kehilangan uang di kasir satu. Diperkirakan ada uang Rp 1 juta yang hilang. Sementara di kasir dua yang sudah dirusak pelaku, ternyata uangnya masih utuh. Diperkirakan pelaku belum sempat mengambil uang di kotak kasir kedua yang sudah terbuka. “Yang rusak ada dua kasir. Tapi uang yang hilang hanya satu kasir yakni uang Rp 1 juta. Lainnya tidak ada yang hilang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Gubeng, Kompol Akay Fahli, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya tengah melacak keberadaan pelaku.

Petugas juga sudah memeriksa sejumlah barang bukti saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Belum diketahui secara pasti kemana pelaku melarikan diri. Namun, menurut saksi, dirinya mencurigai ada pencuri yang masuk ke tokonya.

Dalam olah TKP, Kompol Akay menjelaskan bahwa pelaku meninggalkan sejumlah jejak. Diantaranya jejak kaki dan jejak sidik jari. Untuk jejak kaki, terlihat di tembok yang diduga tempat pelalu naik lantai dua bekas cafe.

Sedangkan jejak kaki lain juga tampak di lantai dua yang dulu pernah dipakai buat cafe namun tutup dua tahun belakangan ini. “Ada dua jejak yakni jejak jari dan kaki. Jari ada di papan triplek dan kaki di lantai maupun di tembok,” paparnya. fm/cr3/ham