Truk Muat Tebu Terguling, Kemacetan Mengular Panjang

Detik-detik sebelum truk bermuatan tebu terguling. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Lagi lagi arus jalan raya arah Blitar-Malang (sebaliknya) mengalami kemacetan yang sangat panjang. Seperti kejadian pada Sabtu (4/9) sore  sekitar pukul 15.45 truk dengan nomor polisi N 8830 UE bermuatan tebu yang melebihi batas tinggi bak truk terguling di jalan raya Blitar-Malang. 

Tepatnya di jalan Desa Siraman Kec Kesamben Kab Blitar, walau tidak mengakibatkan korban jiwa, arus lalu lintas di lokasi  mengalami kemacetan parah, bahkan para pengguna jalan raya mengeluhkan seringnya truk bermuatan tebu alami kecelakaan di jalan raya yang penuh tikungan tajam dan tanjakan, karena muatan kapasitas truk melebihi tonase termasuk tingginya muatan tebu melebihi batas bak truk, termasuk tanpa pengamanan pada bak belakang truk.

"Kejadian tersebut truk yang bermuatan tebu dari arah Malang menuju Blitar akibat suspensi per roda belakang truk alami patah, akibatnya terguling di poros jalan raya, tepatnya di Desa Siraman Kec Kesamben," kata Kasat Lantas AKP I Putu Angga pada SURABAYA PAGI lewat selulernya.

Kemacetan sejak dari SPBU Kec Kesamben arah ke Blitar atau sebaliknya tersebut, seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa bergerak, karena selain dalam pengaturan dari petugas polisi Lalulintas Polres Blitar dan Polsek Kesamben, juga  pengaturan giliran pengguna jalan dari dua arah, untuk diketahui,memasuki wilayah Hutan Brongkos terdapat tikungan tajam dan jalannya pun banyak tikungan tajam sepanjang 15 Km.

"Untuk pengemudi Truk Nur Yasin selamat, termasuk kernètnya, saat itu juga telah  dievakuasi untuk dibawa ke tepi, memang antrean hampir 4 jam lebih, selain itu arus lalu lintas dalam pengaturan arus dari dua arah memang butuh waktu begitu lama di tunjang padatnya kendaraan dari dua arah," tambah AKP I Putu.

Sementara untuk pengemudi Nur Yasin warga Jl KH Malik RT.03/RT.04 Kota Malang sudah diperiksa Unit Laka Polres Blitar, uniknya pengemudi bertubuh ceking ini tidak ditemukan SIM B1 umum, yang seharusnya dimiliki setiap pengemudi truk engkel (tanpa gandengan).

"Ketika untuk menunjukan SIM B1 Umum pengemudi tidak bisa menunjukan SIM B1 Umum, ini masih kita dalami," tegas Kasat 9 (sebutan untuk jabatan Kasat Lantas)  Polres Blitar.

Perlu diketahui atas musibah tergulingnya truk muatan tebu itu semula berjalan dari arah timur (Malang)  ke arah barat (Blitar) sesampainya di Jl. Umum Ds. Siraman Kecamatan Kesamben Kab. Blitar, saat melewati tikungan tajam dan  menanjak terjadi kerusakan pada suspensi / per belakang alami patah, selanjutnya kendaraan Truck N 8830  UE terguling mengarah kekanan jalan.

"Kami menghimbau untuk truk truk tebu untuk perhatikan keselamatan pengguna jalan raya lainya, untuk kelebihan tonase kami lakukan koordinasikan dengan pihak DLLAJ dan Dinas Perhubungan." Pungkas I Putu Angga. Les