Turnamen Sepak Bola Liga Santri Diikuti 10 Team Kesebelasan, Rebutkan Piala KASAD Dibuka Wali Kota Blitar

Pelepasan ratusan burung dara ditandai pembukaan Liga Santri. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Turnamen Sepak Bola Liga Santri perebutkan Piala KASAD digelar di stadion Supriyadi Kota Blitar oleh Wali kota Blitar Santoso pada Senin (20/6) pukul 15.00.

Turnamen Liga Santri diikuti 10 team kesebelasan dari Kabupaten/Kota Blitar serta Kabupaten Tulungagung.

Pembukaan turnamen dengan diawali tendangan bola oleh Wali kota didampingi Forpimda Kab/Kota Blitar dan Forpimda Tulungagung dan dilanjutkan pertandingan awal antar kesebelasan.

Dalam sambutanya Santoso menyampaikan bahwa Liga Santri yang diikuti 10 team kesebelasan ini merupakan perwujudan untuk mencari bibit unggul para pemain yang nantinya untuk dibina sehingga kedepannya bisa menjadi pemain yang Profesional.

"Kompetisi ini sangat istimewa, karena pesertanya  dari seluruh santri dari  Kabupaten Blitar dan Tulungagung serta Kota Blitar, jadi bukan sekedar sebagai pemenang (Juara Liga) sekaligus mencari bibit unggul yang nantinya untuk di bina sehingga menjadi pemain yang Profesional," kata Santoso, yang dilanjutkan pelepasan ratusan burung dara ditandai pembukaan Liga Santri.

Sebelum dilakukan pembukaan Liga Santri, penonton di suguhi acara  pencak silat dari 11 perguruan Silat dari ketiga Kontingen dan Drumband.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres/Kapolres Blitar Kota, Kapolres Tulungagung dan Komandan Kodim 0808 Blitar yang punya gawe, Komandan Kodim 0807 Tulungagung bersama Wakil Bupati Tulungagung, termasuk Sekda Kabupaten Blitar dan Ketua DPRD Kota Blitar.

Komandan Kodim 0808 Blitar Letkol Inf Didin Nasrudin Darsono S.Sos M.Han dalam kesempatan ini menyatakan bahwa Liga Santri ini memang dalam rangka perebutan Piala KASAD dengan tujuan silaturahmi antar Santri sehingga persaudaraan antar santri akan lebih erat.

"Yang kedua merupakan ajang pencarian bibit bibit pemain sepak bola dari para adik adik Santri yang nantinya bisa diorbitkan sebagai pemain Profesional kedepannya, karena olahraga salah satunya Sepakbola akan membudaya apalagi Sepakbola merupakan olahraga yang digemari masyarakat, untuk itulah nanti para pemain ini akan kita bimbing, kedepannya secara individu menjadi pemain profesional," ungkap Letkol Didin Nasrudin pada wartawan di akhir pembukaan Liga. Les