Turun-naiknya Partisipasi, Tergantung Penanganan Covid-19

Pakar Politik Universitas Negeri Surabaya, Agus Machfud Fauzi

ANALISA POLITIK

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saya berpendapat bila kondisi Kota Surabaya belum membaik dalam penanganan dan penekanan jumlah kasus corona positif,  akan diprediksi semakin turun partisipan pemilih dalam pilkada tahun ini.

Jadi kehadiran di TPS itu akan berkurang kalau angka Covid-19 terus naik, tetapi kalau suasana Surabaya sudah kondusif mendekati 9 Desember kemungkinan sama atau akan lebih naik. Tapi kemungkinan besar naik, jadi terkait peminat itu karena covid-19.

Terkait kontestasi, Saya anggap para calon sebetulnya sudah lebih menaikkan ajang kontestasi, sebab membuat pertarungan semakin seru.

Karena ini, pertarungan yang sebenarnya, berbeda dengan 2015 yang relatif orang sudah bisa membaca. Jadi tahun 2020 ini, Pilkada serentak mampu menjadi magnet untuk menarik orang datang ke TPS. Namun permasalahannya tidak mau mereka datang ke TPS kemudian kena sakit dan mati konyol, karena banyak korban di Surabaya.

Saya  berharap bila pihak penyelanggaraan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk memastikan penurunan angka kasus positif hingga turun. Antara lain membuat regulasi tentang teknis-teknis yang mengacu pada protokol kesehatan pada 9 Desember mendatang.

Kalau Pemkot, KPU, Bawaslu, bisa memastikan lebih baik, maka lebih besar akan turun angka covidnya. Kalau covid ini dibiarkan saja tanpa usaha yang lebih maksimal maka resikonya para pemilih tidak akan datang ke TPS. Akhirnya harus dibuat misalkan lokasi TPS lebih besar, bilik suara mungkin bisa di tambah, pengaturan jarak antrian, nantinya masyarakat relatif lebih nyaman untuk hadir di TPS. byt