Ultah Khofifah Diwarnai Banyak Orang, Ini Kata Sekdaprov Heru

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur (Jatim) Heru Tjahjono. SP/PEMPROV JATIM

SURABAYAPAGI, Surabaya – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur (Jatim) Heru Tjahjono membenarkan pada Rabu (19/5/2021) malam memang dihelat acara untuk Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim yang sedang berulang tahun. Namun ia mengklaim bahwa sebenarnya moment  ultah khofifaj adalah dadakan dan sebuah kejutan dari staf dan kepala OPD.

“Memang betul tanggal 19 malam itu ada acara. Itu dadakan, surprise dari staf, para kepala OPD. “ujarnya, Jumat (21/5/2021).

Sekda memastikan, kegiatan itu bersifat tertutup dan internal untuk para staf OPD dan digelar tanpa menyebabkan kerumunan karena dihadiri puluhan orang dari kapasitas Grahadi yang mencapai ribuan orang.

“Tidak semuanya datang. Total cuma 30 orang. Ditambah yang ngeladeni, total sekitar 50 orang,” kata Heru

Dia mengeklaim, para pekerja yang meladeni makan malam, juga makanan yang disajikan saat acara tersebut adalah orang yang hampir setiap hari melayani dan makanan yang setiap hari disajikan saat ada kegiatan di Grahadi.

Heru Tjahjono memberikan keterangan tentang acara kejutan Rabu malam itu kepada awak media ini di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat siang setelah Salat Jumat.

Ia memastikan, acara yang dia inisiasi itu digelar di rumah dinas Gubernur Jatim, di Grahadi Surabaya, yang mana kapasitas total Gedung Grahadi mampu untuk 2.000 orang.

“Di Grahadi itu kapasitasnya 2.000 orang. Itu hanya 50 orang. Bu Gubernur pun tidak tahu kalau kami membuat acara seperti ini. Ini surprise. Karena apa? Ibu Gubernur selalu memberikan perhatian kalau ada stafnya yang ulang tahun,” ujarnya.

Acara kejutan yang turut dimeriahkan Katon Bagaskara, Penyanyi yang terkenal bersama grup Kla Project, itu juga digelar dalam waktu yang menurut Heru sangat singkat tanpa mengundang pihak lain selain staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berbagai persiapan dadakan, kata Heru, dilakukan sejak pukul 19.00 WIB. Gubernur tiba sekitar pukul 20.15 WIB. Menurutnya, setelah Khofifah dan Emil tiba, staf OPD bersalaman mengucapkan selamat ulang tahun lalu tidak lama acara selesai.

“Ibu Gubernur rawuh (datang) jam 20.15 WIB, sebentar terus langsung selesai. Acaranya tidak lama. Jam 20.30 WIB mulai, jam 22.15 WIB selesai. Bu Gubernur cuma seperempat jam di sana. Habis salam-salaman ibu langsung kundur (pulang),” ujarnya.

Heru menegaskan kembali, acara itu bahkan tidak diketahui oleh Khofifah Gubernur Jatim maupun Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim yang sama-sama berulang tahun di bulan ini. Khofifah pada 19 Mei, Emil Dardak pada 20 Mei.

Plh Sekdaprov itu juga menegaskan, seandainya sebelumnya dia mengatakan kepada Khofifah akan menggelar acara itu, Khofifah tidak akan mengizinkan. Karena menurutnya, Khofifah sangat detail soal protokol kesehatan.

“Jadi perlu kami luruskan lagi bahwa acara itu tidak diagendakan oleh Bu Gubernur. Kami (staf OPD) yang melakukan mangayubagya (penyambutan), surprise terhadap Bu Gubernur. Dan semua (yang hadir) sudah diswab secara rutin. Acaranya mendadak. Tidak terencana. Karena itu dilakukan di Grahadi. Tertutup. Interen (tidak mengundang orang lain),” ujarnya.

Soal video acara tersebut yang kini sudah beredar luas di media sosial, Heru menegaskan, video itu tampak seolah-olah terjadi kerumunan karena diambil dari sudut pandang agak jauh dan dari sisi belakang para peserta acara kejutan ulang tahun itu.

“Itu karena ngambilnya dari belakang. Coba sekarang ini (proses wawancara dengan wartawan) diambil dari belakang. Kan (terlihat) berkerumun. Coba ambil gambar dari tengah mesti tidak tampak berkerumun. Tinggal angle-nya dari mana,” ujarnya.(ss/na)