UPDATE COVID-19 di Jatim 488, Pasien Sembuh 368

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur bertambah 488 kasus. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur bertambah 488 kasus. Sementara pasien sembuh bertambah 368.

Dari data Gugus COVID-19 Jatim per-Minggu (16/8), tambahan 488 kasus baru berasal 180 dari Sidoarjo, 147 dari Kota Surabaya, 25 dari Gresik, 22 dari Kab Probolinggo, 16 dari Kota Malang, 12 dari Kota Pasuruan, 11 dari Kab Kediri, 11 dari Tuban, 10 dari Kab Malang, 8 dari Trenggalek.

Kemudian 7 dari Jombang, 6 dari Kab Blitar, 5 dari Kota Blitar, 5 dari Nganjuk, 4 dari Kota Probolinggo, 4 dari Kab Mojokerto, 3 dari Lamongan, 2 dari Magetan, 2 dari Kota Mojokerto, 1 dari Kota Batu, 1 dari Kab Pasuruan, 1 dari Ngawi, 1 dari Pamekasan, 1 dari Ponorogo, 1 dari Banyuwangi, 1 dari Sampang, 1 dari Lumajang.

Total secara kumulatif kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur ada 27.903. Ada 5.041 kasus yang masih aktif/dalam masa perawatan.

Untuk pasien sembuh bertambah 368. Yakni 210 dari Kota Surabaya, 75 dari Sidoarjo, 26 dari Gresik, 7 dari Kota Malang, 6 dari Kab Blitar, 5 dari
Ngawi, 4 dari Lamongan, 4 dari Kab Probolinggo, 4 dari Jombang, 3 dari Lumajang, 3 dari Nganjuk, 2 dari Trenggalek, 2 dari Kab Malang, 2 dari Bondowoso.

Kemudian 2 dari Tulungagung, 2 dari Kab Kediri, 2 dari Tuban, 1 dari Kota Pasuruan, 1 dari Kota Blitar, 1 dari Kab Pasuruan, 1 dari Kab Madiun, 1 dari Banyuwangi, 1 dari Kota Probolinggo, 1 dari Sampang, 1 dari Magetan, 1 dari Kota Mojokerto.

Total pasien sembuh dari positif COVID-19 berjumlah 20.893 orang atau sekitar 74,68 persen dari kasus kumulatif.

Untuk pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia bertambah 35 orang. Yakni 15 dari Sidoarjo, 5 dari Kota Surabaya, 3 dari Kota Pasuruan, 3 dari Kota Malang, 2 dari Lamongan, 1 dari Situbondo, 1 dari Kab Probolinggo, 1 dari Ngawi, 1 dari Ponorogo, 1 dari Kota Probolinggo, 1 dari Kab Kediri, 1 dari Tuban.

Total pasien positif COVID-19 yang meninggal di Jawa Timur berjumlah 2.023 atau sekitar 7,25 persen dari kasus kumulatif.   dsy6