Viral di Medsos, MAN 1 Gresik Tarik Siswa Baru Rp2,7 Juta

MAN 1 Gresik.

 SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Dunia maya di Kabupaten Gresik heboh. Mereka memperbincangkan soal biaya Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik berlokasi di Jalan Raya Bungah Nomor 46, Desa Bungah, Kecamatan Bungah. Nilainya tarikannya cukup fantastis mencapai Rp 2,7 juta per siswa.

Padahal, sesuai ketententuan bahwa tarikan dengan model seperti itu tak diperbolehkan di sekolah berstatus negeri.

"Tahun ajaran baru dijadikan sekolah-sekolah meraup rupiah. Tidak hanya sekolah swasta favorit, sekolah negeri setengah favorit ambil bagian. Bisa jadi contoh di MAN 1 Gresik yang lokasinya di Kecamatan Bungah. Menggelar tes masuk tanggal 25 Mei, dan daftar ulang tanggal 1-4 Juni. Biaya daftar ulang Rp2,7 juta. Ini sekolah negeri lo," ucap salah satu netizen.

Kepala MAN 1 Gresik Muhari saat dikonfirmasi wartawan menyatakan, bahwa tarikan pendaftaran ulang tersebut dibebankan untuk siswa yang sedang ikut daftar ulang setelah dinyatakan lulus tes. Tarikan itu, kata Muhari untuk membiayai sejumlah kebutuhan siswa. Hanya ia mengaku tak hafal rinciannya.

"Uang itu di antaranya untuk seragam siswa. Juga untuk biaya ekstra selama setahun," katanya.

Menurutnya, tarikan tersebut menjadi kebijakan komite sekolah (KS). "Tarikan itu yang menangani komite sekolah," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV (membidangi pendidikan) DPRD Gresik Muhammad menyatakan bahwa MAN 1 Bungah adalah wewenang kemenag.

"Itu wilayah kemenag. Intansi vertikal," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (4/6). Namun, sebagai wakil rakyat DPRD Gresik, dimana anak-anak yang sekolah di MAN 1 Gresik adalah putra putri Gresik, ia sangat menyayangkan adanya tarikan itu.

"Tarikan dengan model itu tak diperbolehkan. Itu dilarang," jelas Muhammad.

Karena itu, ia menghimbau sekolah-sekolah yang ada di Gresik agar jangan sekali-kali malakukan tarikan kepada siswa yang tak ada dasar hukumnya, karena bisa berbuntut hukum.

"Jangan main-main dengan tarikan kepada siswa tanpa ada dasar, karena bisa berbuntut hukum," tutur Bendahara DPC PKB Gresik ini Untuk itu, Muhamad meminta agar Kemenag Gresik turun untuk menindaklanjutinya.

5"Silahkan Kemenag Gresik turun untuk menindaklanjutinya," ucapnya tegas.grs