Wagub Emil Minta PMI Turut Siaga Hadapi Lonjakan Covid-19

Wagub Emil usai menghadiri Musyawarah Kerja PMI Jatim yang diselenggarakan di Gedung Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S),Surabaya, Rabu (17/11/2021) pagi. SP/KOMINFO JATIM

SURABAYAPAGI, Surabaya - Saat ini banyak pakar memprediksi dan sekaligus khawatir akan kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19 di akhir tahun 2019 dan bahkan sampai awal tahun 2022.Untuk itu, Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga menjabat Ketua Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim Emil Elestianto Dardak meminta agar PMI ikut serta dalam upaya Kesiapsiagaan menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

 "Bahwa akan sangat baik manakala PMI yang menjadi elemen yang sangat penting juga untuk penanganan Covid-19 ikut menentukan indeks indeks kesiagaannya dalam merespon potensi lonjakan kasus," Kata Wagub Emil usai menghadiri Musyawarah Kerja PMI Jatim yang diselenggarakan di Gedung Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S), Jl. Raya Tenggilis, Tenggilis Mejoyo Surabaya, Rabu (17/11/2021) pagi.

 Orang nomor dua di Jawa Timur menuturkan bahwa sesuai arahan dari Ketua PMI Jatim Imam Utomo, ia diminta untuk menyampaikan kondisi terkini terkait kasus dan penanganan Covid-19 di Jawa Timur. Oleh sebab itu, ia meminta agar PMI turut ambil bagian pada Kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan dan penanganan jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Timur.

Salah satu upaya kesiapsiagaan yang bisa dilakukan PMI Jatim adalah dengan menyiapkan fasilitasi pendonoran plasma konvalesens dan donor darah biasa. Hal tersebut juga terkait sarana dan prasarananya. Sehingga diharapkan dapat memperlancar proses donor plasma konvalesen ataupun donor darah biasa.

"Apakah itu berkaitan dengan fasilitasi plasma konvalesen maupun donor darah yang tetap harus berjalan lancar dalam situasi apapun untuk menyelamatkan nyawa masyarakat kita dalam situasi-situasi medis lainnya," tegasnya.

 Di akhir, Wagub Emil juga menyampaikan apresiasi terkait kontribusi PMI yang telah membantu proses pendonoran plasma konvalesen yang memang diperlukan untuk terapi penyembuhan Covid-19. 

 "Kami juga menyampaikan apresiasi bagaimana kerja keras PMI luar biasa untuk bisa memfasilitasi proses penyediaan Plasma Convalesen  selama masa lonjakan kasus terjadi di Jawa Timur," pungkasnya.

Hadir dalam Musyawarah Kerja PMI Jawa Timur tahun 20219 diantaranya Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo, Sekretaris Dewan Kehormatan PMI Rasiyo, Sekretaris PMI Jatim Edi Purwinarto.kom/na