Pelayaran Rute Surabaya-Maumere Dibuka Kembali

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony Pastikan Pelayaran ke Kabupaten Sikka Tak Terhambat

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (24/1). SP/Alqomar

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam upaya pemulihan ekonomi nasional Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendorong pembukaan jalur pelayaran Surabaya-Maumere dilakukan untuk menggenjot ekonomi kedua pihak. 

Sebagai langkah nyata, DPRD Kota Surabaya turut mendukung dan mengawasi kelancaran upaya tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Tanjung Perak guna memantau secara langsung kesiapan dan fasilitas pelabuhan untuk melakukan pelayaran rute Surabaya-Maumere.

AH. Thony menceritakan, pembukan jalur tersebut berawal dari surat Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo pada Pemerintah Kota Surabaya untuk membantu pengadaan pelayaran rute Surabaya-Maumere sejak tahun lalu, pada awal bulan ini pelayaran tersebut resmi dibuka. 

"Sejak tahun lalu, Pemkab Sikka memang sudah meminta bantuan Pemkot Surabaya untuk segera menghadirkan kapal guna mempercepat akses barang Surabaya-Maumere dan sebaliknya," ungkap AH. Thony di sela-sela sidak di Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (24/1) kemarin

Thony mengatakan bahwa pelayaran rute Surabaya-Maumere sudah ada sebelumnya. Namun, telah ditutup selama bertahun-tahun. Tak mudah untuk membuka kembali pelayaran tersebut, apalagi mencari kapal juga cukup sulit. Bahkan, Pemkot Surabaya dan DPRD sudah mencari hingga ke Jepang dan Singapura. Pada akhirnya, Maskapai Laut PT Dharma Lautan menjawab kesulitan tersebut. 

Perusahaan maskapai pelayaran itu menugaskan KM Dharma Rucitra Vll beserta seluruh awaknya berangkat dengan rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Lorens Say, Maumere. Kapal yang dibeli di Jepang itu memiliki ukuran cukup panjang. Kapasitasnya bisa mengangkut 50 truk besar, 500 mobil APV, 500 Motor, dan ratusan penumpang. 

Thony berharap, terbukanya pelayaran itu akan menggairahkan ekonomi dua daerah. Terlebih, ada ratusan ekspedisi yang siap dan sudah bergabung dalam pelayaran tersebut. 

Fasilitas di pelabuhan, menurut Thony, juga sangat mumpuni dengan sistem terintegrasi. Ia juga memastikan, dewan bakal mendukung penuh pelayaran tersebut. Bahkan, di hadapan forum, DPRD Kota Surabaya juga menyatakan siap membantu sepenuhnya. 

"Kedepan saya yakin pelayaran ini akan berkontribusi besar bagi bertumbuhnya ekonomi, membuka jalur pariwisata dan menjadi jembatan emas bagi kedua daerah," kata Thony. Alq