Wali Kota Blitar bersama Kapolres Blitar Kota Tinjau Langsung di Pasar Hewan Pantau PKM

Wali kota dan Kapolres Blitar Kota saat meninjau secara langsung pasar hewan. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tak ingin bakteri PKM ( Penyakit Mulut dan Kuku) menyebar ke hewan ternak khususnya lembu kerbau maupun binatang ternak lainya, Wali Kota Blitar Santoso bersama Kapolres Blitar AKBP Argowiyono SH S.IK.MSi melakukan sidak langsung ke Pasar Hewan Dimoro Kelurahan Sukorejo Kota Blitar. 

Kunjungan yang didampingi dari Dinas Peternakan Kota dan dokter Hewan Kota Blitar pada Selasa (17/5) sejak pukul 08.45 itu menurut Santoso, pihak satgas PMK kali ini tidak menemukan PKM pada hewan ternak baik lembu maupun kerbau bahkan hewan yang lain saat satgas melakukan pemeriksaan di pintu masuk pasar hewan.

"Betul bertepatan hari Selasa Legi (17/5) ini kami dengan Pak Kapolres Blitar Kota dan pihak dokter hewan dari Dinas Peternakan memantau langsung pemeriksaan dari satgas PKM, dan tidak ditemukan indikasi PKM hewan di pasar hewan Dimoro ini. Dan setiap kendaraan mau masuk ke dalam Pasar Hewan Satgas PKM memeriksa dengan teliti termasuk penyemprotan kepada hewan ternak juga termasuk mobil angkutnya," kata Santoso pada wartawan di Pasar hewan Dimoro.

Masih menurut mantan Wawali Kota Blitar ini, pada hari Selasa ini sesuai pendataan dan pengawasan satgas PKM ada sekitar 400 an hewan ternak yang masuk di pasar hewan Dimoro. 

Menurut Santoso pada Minggu kemarin ada seribu lebih hewan yang dipantau satgas PKM tidak ada PKM pada hewan hewan yang dijual belikan di pasar Dimoro termasuk hari ini.

 

Sementara sebelum masuk ke area Pasar Hewan Dimoro, petugas satgas PKM yang terdiri dari unsur TNI/POLRI dan Dinas peternakan melakukan pemeriksaan secara ketat seluruh hewan yang akan dipasarkan, termasuk penyemprotan baik mòbil yang mengangkut hewan hewan ternak yang akan dipasarkan.

Sedang pihak Polres Blitar Kota jauh sebelumnya telah melakukan  pengawasan lalu lintas ternak dan surveilans kewaspadaan Penyakit Mulut dan Kuku pada ternak bertempat di Pasar Hewan Dimoro, bahkan dengan munculnya bencana PKM Satuan Sabhara dan Satlantas Polres Blitar Kota bersama satgas PKM melakukan antisipasi virus PKM dengan menghentikan kendaraan pengangkut hewan hewan yang akan dipasarkan di Pasar Hewan Dimoro sejak dari beberapa titik perbatasan.

"Jadi sesuai SOP Satgas PKM jauh sebelumnya kita telah melakukan pemantauan dan pengawasañ sekaligus pemeriksaan terhadap hewan hewan yang akan dipasarkan (jual belikan)  ke Wilayah Blitar Kota, (Pasar Dimoro) dan hari ini  bersama Pak Wali kota dan Dinas peternakan memantau langsung di Pasar hewan di Dimoro bersama satgas PKM, dan tidak ditemukan virus PKM dari hewan ternak yang dipasarkan," papar AKBP Argowiyono pada wartawan saat didampingi Kasat Reskrim AKP Momon Suwito dan Kasat Lantas AKP Mulyo Sugiharto juga Kabag Op Kompol Hari Sutrisno.

Dalam pemantauan dua pejabat ini mengikuti alur jalanya pemeriksaan kepada seluruh hewan hewan ternak yang di lakuķan Satgas PKM sejak dari Mobil pengangkut sampai pintu masuk pasar hewan bahkan di dalam Pasar Hewan yang ramai dikunjungi para pedagang Hewan.

"Ingat PKM ini tidak menular pada Manusia..tapi kita dan Pak Kapolres dan jajaran Forpimda tetap siaga adanya PKM untuk antisipasi penularan pada hewan ternak lainya termasuk antisipasi Virus Corona yang belum usai, maka untuk itu bersama Pak Kapolres menghimbau kepada para pedagang maupun pembeli untuk tetap jaga Prokes." Pungkas Santoso berdampingan dengan AKBP Argowiyono. Les