Wali Kota Pasuruan Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2023

Gus Ipul saat serahkan RAPBD kota Pasuruan T.A 2023 Kepada ketua DPRD Ismail Hasan. SP/RIS

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pasuruan Menggelar Rapat Paripurna Ke-1 dengan Agenda Penyampaian Nota Keuangan RAPBD T.A 2023, Kamis (03/1122) di Ruang rapat Paripurna DPRD Kota Pasuruan.

Dalam paparannya, Wali Kota Pasuruan H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, prioritas pembangunan Kota Pasuruan tahun 2023 mengacu pada visi dan misi pembangunan dalam RPJMD Kota Pasuruan tahun 2021-2026 yaitu mewujudkan “PASURUAN KOTA MADINAH (Maju, Aman, Damai, Indah Dan Harmoni)”

“Berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran yang terurai dalam RPJMD tahun 2021-2026 yaitu mewujudkan Pasuruan Kota Madinah,” kata Gus Ipul

Gus Ipul juga menyampaikan, Pemerintah Kota Pasuruan telah menetapkan prioritas pembangunan Kota Pasuruan tahun 2023 yang termuat dalam RKPD tahun 2023.

“Prioritas pembangunan tahun 2023 merupakan kesinambungan dari agenda program pembangunan yang telah dilaksanakan pada periode sebelumnya,” ujarnya

Dikatakannya, Pemerintah Kota Pasuruan telah menetapkan 8 prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan di tahun 2023 yaitu, mengembangkan branding industri, pengembangan pariwisata, sarana dan prasarana hidup layak, sarana dan prasarana social kesiapsiagaan bencana, Pemenuhan dan peningkatan kualitas SPM, Reformasi birokrasi yg berkualitas & layanan publik yg inklusif dan Pengembangan antar daerah dalam pengembangan pasar

“Prioritas pembangunan Kota Pasuruan tahun 2023 tersebut selanjutnya diformulasikan dalam bentuk program, kegiatan, dan sub kegiatan beserta anggarannya kedalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023,” paparnya

Setelah menetapkan proyeksi pembangunan, maka proyeksi tersebut tentunya dapat dicari melalui kerangka pendanaan yang efektif efisien dan akuntabel. Di mana pendapatan daerah dalam RAPBD 2023 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain sebesar Rp. 899,6 Miliyar.

“Selain tersendatnya pertumbuhan ekonomi, tingginya tingkat inflasi di beberapa negara juga akan berdampak pada perekonomian nasional yang nantinya dapat berdampak pada penerimaan negara, sehingga secara langsung akan berpengaruh juga kepada Pendapatan Daerah, khususnya pendapatan transfer,” jelasnya

Gus Ipul berharap, Raperda APBD Kota Pasuruan Tahun 2023 dapat tersampaikan alokasi anggaran yang sesuai dengan arah dan prioritas pembangunan daerah.

“Demikianlah Nota Keuangan yang dapat kami sampaikan dalam pembahasan Raperda tentang APBD Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2023. Dengan disampaikannya Nota Keuangan ini diharapkan apa yang tertuang di dalam rancangan APBD Tahun Anggaran 2023 secara garis besar dapat tersampaikan alokasi anggaran Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan yang menggambarkan arah dan prioritas pembangunan daerah beserta sumber pembiayaannya di tahun 2023," tutupnya. ris