Wali Kota Sidak Ketersediaan Oksigen RS Rujukan Covid-19

Wali Kota Ning Ita saat sidak Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19 Kota Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasati bersama kepala Dinas Kesehatan melakukan inspeksi mendadak atau sidak ketersediaan tempat tidur isolasi dan stok oksigen untuk penanganan Covid-19.

Sidak yang juga di ikuti Wakapolresta Mojokerto, Kompol Iwan Sebastian, perwakilan Kodim 0815 Mojokerto dan Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto ini dilakukan di dua rumah sakit rujukan pasien Covid-19 Kota Mojokerto yakni RSU Rekso Waluya dan RSU Gatoel,

Wali Kota Ning Ita mengatakan, dari pengamatan langsung untuk ketersediaan tempat tidur terpantau sudah penuh semuanya. Setiap rumah sakit kini berupaya menambah kapasitas yang bisa dimaksimalkan jika keadaan darurat.

"RS Wahidin Sudiro Husodo kapasitas bed sebanyak 133 dan sudah penuh semuanya. Pun demikian dengan RSU Rekso Waluyo serta Gatoel, total bed sebanyak 19 dan 91 bed juga sudah penuh semuanya," ujarnya, Selasa (6/7/2021).

Ning Ita menyebut, terkait ketersediaan oksigen sejauh ini masih mencukupi semuanya. Karena setiap rumah sakit menggunakan tabung oksigen sentral yang mampu menampung dalam kapasitas besar.

"Sejauh ini tiga-tiganya menggunakan oksigen sentral yang sudah tersistem. Sehingga ketika isinya sudah di bawah 50 persen, maka akan segera di isi oleh PT Samator selaku supliernya," cetusnya.

Dengan kondisi tersebut, Ning Ita memastikan ketersediaan oksigen di sejumlah RSU rujukan Covid-19 Kota Mojokerto masih mencukupi untuk beberapa hari kedepan.

"Ini masih aman dan tadi infonya tidak ada pembatasan pembelian dari pihak PT Samator," tukasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan Medis RSU Gatoel, Anggraina Puspita mengatakan RSU Gatoel rutin mengisi ulang tabung oksigen setiap harinya. Ini lantaran kebutuhan oksigen untuk pasien Covid-19 dua kali lipat dibanding pasien biasa.

"Sebelum pandemi kita isi ulangnya empat hari sekali, kini saat pandemi hampir setiap hari kita lakukan isi ulang lantaran penggunaanya meningkat drastis," ungkapnya.

Ia menambahkan, kapasitas tabung oksigen sentral RSU Gatoel sebanyak 4,5 juta liter. Dan 70 persen diantaranya digunakan untuk perawatan pasien covid-19.

"Kalau pasien normal keburuhan oksigen normalnya 6 liter perharinya, untuk covid-19 bisaenvapai 12 liter perharinya," pungkasnya. Dwy