Warga Situbondo Demo ingin Temui Bupati

Salah seorang orator saat demo di depan pintu masuk kantor Pemkab Situbondo.

 

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Sejumlah warga yang tergabung dalam Solidaritas Warga Kaplingan (SOWK) 0211 berunjuk rasa memprotes adanya pengembangan rumah sakit Mitra Sehat ke Kantor Pemkab Situbondo.

Dalam aksinya, para warga membawa poster dan banner yang langsung dipasang di pintu masuk kantor Pemkab Situbondo.

Bahkan, para warga tetap bertahan hingga ditemui Bupati Situbondo, Karna Suswandi. Para warga tidak ingin ditemui oleh para pejabat Pemkab yang lain, karena sudah sering dan hasilnya tidak ada.

"Kami tetap disini sampai ditemui pak bupati," ujar Edy Supriyono, orator aksi demo, Kamis (22/4).

Menurut Edy, ada beberapa tuntutan, diantaranya rumah sakit Mitra Sehat tidak melakukan perluasan lahan dan tidak menambah pembangunan gedung atau infrastruktur rumah sakit, baik itu ke atas, samping maupun ke bawah dengan dalih apapun.

"Sesuai dengan fatwa ruang yang diterbitkan Bupati Situbondo no: 050/0365/431.301.5/2013 pada 13 Maret 2013, RSMS hanya memiliki izin menempati lahan seluas 3000 M2. Namun saat ini sudah lebih dari angka," kata Edy Supriyono.

Selain itu, para warga juga menuntut agar membongkar bangunan diluat luasan lahan 3000 meter persegi yanh sudah memdapat fatwa di ruang Bupati Situbondo dan mengembalikan ke fungsi awal.

"Semua kegiatan dan fasilitas RSMS harus terpusat di lahan tersebut. Mulai bangunan utama, tempar parkir, IPAL, hingga ruang terbuka hijau. Lahan seluas 3000 M2 itu ditandai dengan pagar keliling tinggi," jelasnya.

Tak hanya itu, pihak rumah sakit hatua menyediakan lahan diluar dan jauh dari pemukiman warga swbagau bentuk komitmen bahwa ke depan pengembangan rumah sakit Mitra Sehat akan dilakukan di tempat lain dan lambat laut dilakukan relokasi ditempat baru.

Menanggapi tuntutan para warga yang bertemu langsung Bupati Situbondo, Sekretaris Daerah, Syaifullah menjelaskan, pihaknya telah merapatkan, karena mereka ingin bertemu bupati.

"Saya sudah temui, tapi massa tetap bertemu pak bupati dan tidak mungkin. Yang ditunggu bupati adalah masyarakat sudah banyak dan terjadwal serta tidak bisa tertunda," kata Syaifullah.

Syaifullah mengatakan, dari hasil rapat akan dijadikan telaah dan akan dilaporkan ke bupati.

"Bupati akan mempelajari dan nanti minta bertemu dengan warga. Ya hari ini tidak bisa bertemu dengan bupati la," pungkasnya kepada.

Aksi para warga kontra rumah sakit Mitra Sehat mendapat pengawalan dan pengamanan puluhan anggota Polres Situbondo.

Bahkan, sampai saat ini para warga tetap bertahan sembari memukul memainkan musik kentongan patrol.