Wisata Surabaya Jadi Opsi di Kala Pandemi

Para wisatawan dari luar kota terpantau sangat antusias untuk menikmati pemandangan berbagai macam hewan yang ada di Kebun Binatang Surabaya. Minggu (27/12/2020). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dikala pandemi, wisata di Surabaya masih menjadi opsi bagi masyarakat untuk memanfaatkan liburan dalam dalam rangka menyambut Hari Raya Natal 2020. Dengan tetap menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan, animo para wisatawan meningkat pada tanggal 25 hingga 27 Desember 2020. Minggu (27/12/2020). 

Para wisatawan dari luar kota terpantau sangat antusias untuk menikmati pemandangan berbagai macam hewan yang ada di Kebun Binatang Surabaya. Terutama wisatawan yang berkunjung dengan keluarga. "Ya enaknya disini bisa refreshing sekaligus mengedukasi anak saya sih mas. Dari hewan-hewan yang ada, anak saya bisa tau secara langsung bentuk hewannya," ujar Tamami, wisatawan dari kota Malang. 

Ditutup dari pertengahan bulan Maret hingga 27 Juli 2020, Kebun Binatang Surabaya (KBS) ternyata sangat dirindukan oleh para pecinta fauna. Terbukti dari wisatawan yang meluangkan banyak waktu hanya untuk memandangi seekor Jerapah sedang memakan rerumputan. "Pertama masuk sini saya sama teman-teman langsung menuju area Jerapah, karena seneng aja bisa lihat hewan seunik itu, jarang jarang bisa ditemui," ungkap Bingar, wisatawan lokal Surabaya.

Awal pembukaan pada tanggal 27 juli 2020, pengunjung KBS terhitung masih sangat minim, bahkan kurang dari 100 orang setiap harinya. Seperti yang dijelaskan oleh Agus Supangkat selaku humas KBS, "Di bulan Agustus, total pengunjung cuma 10.504, september 8.970, Oktober 18.700, dan November 44.093. Sebelum pandemi, pengunjung perbulan bisa mencapai 100.000. Dari tahun ke tahun, tren nya cenderung meningkat, tapi kena pandemi langsung turun," jelasnya. 

Meski demikian, total pengunjung di libur natal ini terbilang cukup banyak. Pada tanggal 25 Desember terhitung ada 2.413. "Dari tanggal 25 hingga 27 Desember, dengan jam operasional mulai 08.00 sampai 15.30, rata-rata wisatawan yang masuk 2000 orang," ungkap Agus.

IMG_6234

Hal serupa tidak dirasakan oleh tempat wisata Kenpark Surabaya dan Atlantis Land yang dinaungi oleh PT. Granting Jaya. Pada tanggal 27 Desember 2020, tempat wisata yang berada di Surabaya Utara ini terpantau sepi pengunjung.

Berbagai upaya telah dilakukan pihak perusahaan agar dapat menarik pengunjung. "Kita ada pembaruan wahana, ada pembaruan tema wahana juga. Wahana andalan kita seperti Istana Ice juga sudah beroperasi kembali," ungkap Adit selaku marketing PT. Granting Jaya.

Kendati demikian, upaya tersebut belum mampu menarik banyak pengunjung sesuai yang diinginkan. Adit menyampaikan, "Pengunjung masih takut untuk berwisata kesini karena banyak pemberitaan terkait wisata diluar kota yang mengharuskan para wisatawan untuk melampirkan surat keterangan rapid tes," jelasnya.

Tak hanya itu, salah satu pengunjung Atlantis Land mengatakan, "Sebenarnya ini tempat asik banget. Cuma ga banyak orang yang tau sih karena jarang ter-publish di media sosial," terang Rinne. 

Rencananya, selama high season, terhitung dari 19 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021, target PT. Granting Jaya dapat menarik 5000 pengunjung setiap hari nya. Nyatanya, upaya yang dilakukan pada high season belum bisa memenuhi target yang telah ditetapkan.

"Terhitung dari tanggal 25 sampai 27 Desember, total pengunjung masih kurang dari 500," ungkapnya Adit. Angka tersebut tentu saja dinilai sangat sedikit oleh marketing dari tempat wisata seluas 8 hektar itu. 

Harapannya, "Di Libur tahun baru mendatang, wisata kami semakin ramai pengunjung dan bisa kembali seperti sedia kala," pungkas Adit. mbi