Wisuda Massal, Pasien Lokal di RSLI Surabaya Tersisa 1 Orang

Pasien covid-19 di RSLI Surabaya yang hari ini dinyatakan sembuh oleh DPJP. SP/Semmy Mantolas

SURABAYAPAGI, Surabaya - Hari ini, Kamis (23/09/2021) Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) melakukan wisuda massal bagi para pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh (penyintas).

Kurang lebih sekitar 80 pasien yang hari ini keluar dari rumah sakit. Dari jumlah tersebut, 4 orang diantaranya adalah pasien lokal Surabaya raya. Sementara 76 lainnya adalah pasien dari cluster pekerja migran Indonesia (PMI).

Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC) RSLI Radian Jadid menjelaskan, jumlah pasien yang keluar rumah sakit hari ini menggenapi 9.949 pasien sembuh yang telah ditangani oleh RSLI. Khusus untuk pasien lokal, mengalami penurunan yang signifikan.

"Untuk saat ini pasien yang masih dirawat di RSLI sejumlah 126 orang, terdiri dari 125 pasein PMI dan 1 pasien lokal," kata Radian Jadid kepada Surabaya Pagi, Kamis (23/09/2021).

Menariknya, wisuda masal hari ini, juga diikuti oleh Asroful Anam bersama ibunya. Asroful Anam adalah bayi yang dilahirkan oleh SU alias Mawar pada 19 September 2021 lalu di RSLI. Ibu dan anak ini dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang oleh dokter penanggung jawab pasien (DPJP) pasca melakukan tes PCR dengan hasil negatif.

Secara akumulasi, jumlah pasien covid-19 yang dirawat di RSLI selama lebih dari 1 tahun adalah sebanyak 10.557 pasien. Adapun kondisi pasien yang dirawat, mulai dari pasien tanpa gejala, gejala ringan, sedang hingga gejala berat.

"Walaupun dipersiapkan sebagai rumah sakit darurat untuk menangani pasien OTG dan ringan, namun pada saat puncak serangan covid-19 gelombang pertama (Desember 2021) dan gelombang kedua (Juni-Juli 2021) RSLI juga membantu menangani setidaknya 222 pasien covid-19 dengan gejala sedang dan 80 orang dengan gejala berat," terang Jadid.

Terkait tingkat kesembuhan pasien atau recovery rate, RSLI terbilang cukup tinggi. Secara persentase, berada di angka 94,25 persen. Sementara untuk ketersediaan bed (BOR) mengalami penurunan drastis. Hingga kini bed yang digunakan oleh pasien sebanyak 126 dari kapasitas 410 bed.

"Jumlah pasien yang semakin berkurang terutama yang umum/mandiri,  BOR rumah sakit semakin menurun dan kami berharap hal ini menjadi salah satu indikator berkurangnya mereka yang terpapar covid-19. Namun demikian, masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan 6M," katanya menghimbau.sem