SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Hujan deras yang mengguyur wilayah Gresik mengakibatkan Kali Lomong kembali meluap. Tak pelak, delapan desa yang berada di Kecamatan Benjeng pun terendam air.
Delapan desa di Kecamatan Benjeng yang saat ini terendam air banjir adalah Desa Sedapurklagen, Deliksumber, Lundo, Kedungrukem, Munggugianti, Kalipadang, Bulurejo dan Sirnoboyo. Ketinggian air di beberapa desa tersebut bervariasi.
Baca juga: Laporan Dihentikan, Selisih Tanah Tak Terjawab: Ke Mana Korban Harus Mengadu?
"Kejadian bermula dari adanya hujan deras pada hari Sabtu sore sampai malam, anak sungai Kali Lamong meluap dan itu menyebabkan delapan desa tergenang," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Tarso Sagito.
Banjir ini merupakan banjir terbesar. Akibatnya, ribuan rumah, sekolah, masjid dan ribuan hektar sawah terendam.
Merasa prihatin dan peduli dengan musibah tersebut, NH Zakatkita Gresik-Lamongan langsung bergerak dengan memberikan logistik untuk kebutuhan dapur umum, tepatnya di Dusun Ngablak, Desa Kedungrukem Benjeng.
Baca juga: Cegah Genangan dan Banjir, Pemkot Surabaya Bongkar 21 Bangunan di Atas Saluran Air
"Logistik dapur umum sudah habis, Pak. Tinggal air minum saja. Tiap hari ibu-ibu menyediakan 500 nasi bungkus untuk dua kali makan," ungkap Munir, Penanggung jawab Dapur Umum, Selasa (15/12/2020).
Jumlah kerugian belum diketahui, dan hingga sore ini air masih menggenangi area pemukiman dan pertanian. Sedangkan kondisi cuaca juga masih turun hujan. did
Baca juga: Antisipasi Banjir di Wilayah Rawan, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Delapan Sungai
Editor : Moch Ilham