Kondisi Hujan Lebat, Bupati Gresik Tinjau Lokasi Tanggul Jebol

surabayapagi.com
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kabag Prokopim Setkab Imam Basuki saat meninjau penanggulangan tanggul anak Kali Lamong yang jebol.

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Meskipun dalam kondisi hujan deras, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau lokasi jebolnya tanggul anak Kali Lamong di Desa Beton, Kecamatan Menganti, Gresik. Tingginya curah hujan dan meningkatnya volume debit air disinyalir menjadi penyebab jebolnya tanggul.

Saat melakukan peninjauan, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik itu didampingi Kepala Dinas PUTR Dhiannita Tri Astuti, Kepala Pelaksana BPBD Darmawan, Camat Kedamean Sukardi, Camat Menganti Gunawan dan Kabag Prokopim Setkab Imam Basuki. Saat itu, sedang berlangsung proses menutup jebolnya tanggul dengan sand bag atau karung pasir.

Baca juga: Tumpeng Nasi Krawu KWGe Cetak Rekor MURI, Ribuan Warga Padati GUS Balongpanggang

"Kami ingin memastikan penanggulangan jebolnya tanggul ini sudah dilakulan apa belum. Ternyata alhamdulillah sudah dapat teratasi," ujar Gus Yani, Senin (20/2/2023).

Di lokasi tampak ada dua alat berat yang dikerahkan dalam penambalan tersebut. Selain itu juga dilakukan upaya penebalan terhadap dinding tanggul.

Baca juga: Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

"Dua ekskavator juga akan mempertebal dinding tanggul sebagai antisipasi agar tidak jebol lagi," ucap Bupati.

Gus Yani melanjutkan, Pemkab Gresik juga akan membangun kolam retensi pada 2024 mendatang. Kolam tersebut akan berfungsi untuk penampungan air hujan dalam jangka waktu tertentu.

Baca juga: Demokrat Gresik Kecam Pencatutan Nama AHY dalam Isu Program MBG, Siap Dukung Langkah Hukum

"Nanti kolam itu bisa menjadi penampungan sementara ketika volume air Anak Kali Lamong meningkat," tandasnya. grs

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru