Pemdes Jatialun Alun Beserta Plt Bupati Distribusikan Bantuan Beras Tahap ll Tahun 2024

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM,  Sidoarjo - Guna mengendalikan laju inflasi akibat kenaikan harga pangan menjelang Idul Adha 2024, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintahan Desa Jatialun alun Kecamatan Prambon melakukan pendistribusian bantuan beras 10 kilogram tahap ll tahun 2024, Rabu (12/06/2024).

Baca juga: LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Plt Bupati Sidoarjo H Subandi menggelar roadshow dan memonitoring secara langsung penyaluran bahan pangan beras tahap ll kabupaten Sidoarjo tahun 2024.

Pada kesempatan ini Plt Bupati Sidoarjo H.subandi menyampaikan, kita sudah melaksanakan pembagian beras yang kelima kalinya tentu dengan program pemerintah diberikannya bantuan sembako bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Bantuan beras dari pemerintah ini untuk kebutuhan sehari-hari, jangan sampai sudah dibantu pemerintah sesudah pulang dari balai desa Jatialun alun beras dijual kembali,” ucap H Subandi.

Baca juga: Pemkot Surabaya Pastikan Distribusi Beras Premium Sesuai HET Rp14.900 per Kg

“Jadi pemerintah berupaya membantu dan meringankan beban warga masyarakat terkait memberikan bantuan beras dengan tepat sasaran agar dimanfaatkan dengan baik,” imbuhnya.

H Subandi juga berpesan kepada warga masyarakat apabila tidak mempunyai BPJS Kesehatan atau KIS bisa mengurus surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di desa paling lambat 1-2 hari diterbitkan kartu BPJS.

Baca juga: Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras

Ditempat yang sama, Kepala Desa Jatialun alun, H Abdul Manab,  mengatakan bantuan beras 10 kilogram ini merupakan bantuan ke lima dalam penyaluran bahan pangan beras tahap ll kabupaten Sidoarjo tahun 2024 .

Semoga dengan adanya bantuan beras ini bisa membantu dan meringankan beban kebutuhan warga masyarakat desa Jatialun alun. man/hik

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru