Pembangunan Pasar Dungus Tinggal Selangkah Lagi, Kontrak Ditarget Awal Agustus ‎

surabayapagi.com
Kondisi eks Pasar Dungus yang akan dibangun kembali pasca kebakaran tahun 2022.

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pembangunan kembali Pasar Dungus yang telah dinanti para pedagang pascakebakaran 2022 kini tinggal selangkah lagi. Proyek tersebut telah memasuki masa sanggah dan ditargetkan mulai dikerjakan pada awal Agustus 2026.

‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan seluruh tahapan lelang berjalan sesuai jadwal dan kini memasuki masa sanggah.

Baca juga: 76 Calon Paskibraka Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

‎"Untuk saat ini Pasar Dungus masih proses lelang dan sekarang memasuki tahap masa sanggah," ujar Boby, Rabu (29/7/2026).

‎Ia menjelaskan, apabila tidak ada sanggahan yang berpengaruh terhadap hasil lelang, maka penandatanganan kontrak dengan penyedia jasa akan dilakukan pada awal Agustus.

‎"Kalau jadwal lelang berjalan lancar, kontraknya awal Agustus, Mas," tambahnya.

Baca juga: Juara Umum Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Bidik Dominasi Jatim dan Kejurnas

‎Pembangunan kembali Pasar Dungus menjadi salah satu proyek yang dinantikan masyarakat. Pasar tersebut diketahui mengalami kebakaran pada 2022 yang mengakibatkan aktivitas perdagangan terganggu dan para pedagang harus berjualan dalam kondisi terbatas sembari menunggu pembangunan kembali.

‎Di bawah kepemimpinan Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen menghadirkan pasar yang lebih representatif, modern, dan mampu meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

Baca juga: Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

‎Rencananya, Pasar Dungus akan dibangun menjadi dua lantai dengan kapasitas kios dan los yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Sejumlah fasilitas pendukung juga akan disediakan, di antaranya ruang laktasi, ruang klinik, serta toilet guna meningkatkan kenyamanan pedagang maupun pengunjung.

‎Selain pembangunan fisik, Bupati Hari Wuryanto juga mengusulkan nama Pasar Dungus Bersahaja sebagai identitas baru pasar tersebut, sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Madiun yang mengedepankan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.waf

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru