Pantau Kasus Influenza A, Dinkes Ponorogo Perkuat Fasilitas Kesehatan dan SKDR

surabayapagi.com
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo Anik Setyarini. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya dalam pemantauan penyakit dengan gejala menyerupai influenza, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo, memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) sebagai langkah deteksi dini penularan Influenza A. Dimana, kepastian infeksi membutuhkan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel pasien.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo Anik Setyarini di Ponorogo, Senin, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kasus Influenza A yang diterima pihaknya. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan terhadap kasus Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI).

Baca juga: Lewat Aksi Bergizi, Pemkab Pamekasan Dorong Pesantren Pelopori Kesehatan Masyarakat

"Pemantauan terus kami lakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan SKDR. Sampai saat ini belum ada laporan kasus Influenza A di Ponorogo. Masyarakat tetap perlu waspada, tetapi tidak perlu panik," katanya.

Baca juga: Cegah Anemia, Dinkes Madiun Gencar Kampanye Konsumsi TTD Siswa Putri

Oleh karena itu, Dinkes Ponorogo mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menggunakan masker ketika mengalami gejala batuk atau pilek. Sehingga, warga yang sedang sakit juga dianjurkan mengurangi aktivitas di tempat ramai, termasuk lingkungan sekolah, untuk mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

Dinkes Ponorogo juga meminta masyarakat segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala infeksi saluran pernapasan yang memburuk. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dan penanganan dini sekaligus mencegah potensi penularan meluas.

Baca juga: Hadapi Ancaman Influenza A, Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Perlu Panik

Lebih lanjut, Kemenkes dalam pedoman kewaspadaan Influenza A juga mendorong penguatan surveilans di fasilitas kesehatan, penerapan PHBS, penggunaan masker saat mengalami gejala, serta pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala ISPA. pn-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru