SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hingga pertengahan Oktober 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mencatat obesitas menjadi temuan kesehatan terbanyak dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah tersebut. Dari temuan itu, sebanyak 44.145 orang tercatat mengalami obesitas berdasarkan hasil pemeriksaan.
Selain obesitas, temuan terbanyak berikutnya adalah hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung. Berdasarkan data per 13 Oktober 2026, cakupan CKG di Ponorogo mencapai 50,22 persen. Angka tersebut telah melampaui target nasional tahun ini sebesar 46 persen.
"Temuan tertinggi obesitas. Kemudian hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung. Itu empat tertinggi," jelas Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Ponorogo, dr Pita Nurhayani, Senin (19/10/2026).
Lebih lanjut, Pita menilai perubahan pola makan masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Konsumsi makanan manis dan gorengan perlu diimbangi dengan pola makan sehat serta aktivitas fisik yang cukup. Sedangkan untuk pemeriksaan kesehatan ini menyasar seluruh kelompok usia, mulai bayi baru lahir, anak sekolah, hingga orang dewasa dan lansia. Kelompok dewasa dan lansia menjadi penyumbang terbesar pemanfaatan layanan CKG.
Meski capaian pemeriksaan sudah melampaui target, tantangan berikutnya adalah memastikan warga yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan bersedia menjalani pengobatan. Sebab, sebagian warga masih enggan berobat karena merasa tidak mengalami keluhan.
"Kadang mereka tidak mau berobat karena merasa tidak ada keluhan apa-apa, walaupun tensinya sudah tinggi," jelasnya.
Dinkes Ponorogo pun mendorong puskesmas untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat. Pita berharap keberhasilan CKG tidak hanya dinilai dari jumlah warga yang diperiksa, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat dan penanganan medis sesuai kebutuhan. pn-03/dsy
Editor : Redaksi