SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna memperkuat upaya mitigasi dan menekan risiko kecelakaan yang melibatkan masyarakat maupun pengelola aktivitas perairan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, menyalurkan 444 unit baju pelampung (life jacket) bantuan Kementerian Perhubungan untuk masyarakat yang masuk dalam kelompok pengelola penyeberangan, wisata air, dan nelayan di wilayah setempat.
"Bantuan dari Kementerian Perhubungan melalui BPTD Jawa Timur ini kami serahkan kepada beberapa kelompok yang bergerak di penyeberangan Sungai Brantas, kemudian yang mengelola wisata air, dan juga untuk kepentingan nelayan," jelas Bupati Blitar Rijanto, Minggu (04/10/2026).
Baca juga: HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro
Perlengkapan keselamatan tersebut penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat saat beraktivitas di perairan. Dan dari total 444 unit baju pelampung yang disalurkan tersebut, sebanyak 224 unit diperuntukkan bagi kelompok pengelola penyeberangan Sungai Brantas yang tersebar di 14 titik di wilayah Kabupaten Blitar.
Baca juga: Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar
"Dengan adanya bantuan pelampung ini harapan kita bisa mengeliminir kecelakaan, bisa mitigasi kecelakaan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto mengatakan bantuan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat aspek keselamatan dalam aktivitas transportasi perairan, khususnya bagi masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan. Sehingga, pihaknya terus mendorong agar perlengkapan keselamatan digunakan dalam setiap aktivitas penyeberangan, terutama di jalur Sungai Brantas yang dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung mobilitas sehari-hari.
Baca juga: Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya
Selain kelompok pengelola penyeberangan Sungai Brantas, bantuan baju pelampung tersebut juga disalurkan kepada kelompok pengelola wisata air dan nelayan. Pemkab Blitar berharap distribusi perlengkapan keselamatan itu dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan di wilayah perairan Kabupaten Blitar. bl-01/dsy
Editor : Redaksi