SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas PUPR Magetan meminta penggunaan air tetap dikendalikan dan perlu dihemat, mengingat Ccadangan air Waduk Gonggang di Kecamatan Poncol, Magetan, masih sekitar 805.500 meter kubik, lantaran dalam tekanan selama musim kemarau.
Cadangan tersebut diperkirakan masih dapat menopang kebutuhan irigasi hingga akhir Oktober. Perkiraan itu dengan mempertimbangkan sebagian besar tanaman yang saat ini berupa palawija mulai memasuki masa panen. Diketahui, berdasarkan elevasi muka air Waduk Gonggang saat ini berada di 797,47 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara batas terendah pengambilan air berada pada elevasi 787 mdpl.
Baca juga: Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap
“Elevasinya sekitar 797,47 mdpl. Batas pengambilan paling bawah 787 mdpl. Jadi masih ada kurang lebih 805.500 meter kubik yang bisa dimanfaatkan,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Magetan Yuli K. Iswahyudi, Minggu (04/10/2026).
Baca juga: Petani Sumringah, Panen Padi Tuban Meningkat di Tengah Kemarau Panjang
Kondisi tersebut membuat kebutuhan air irigasi diperkirakan menurun dibandingkan saat tanaman masih dalam fase pertumbuhan. “Kalau melihat kondisi tanaman sekarang, InsyaAllah masih aman sampai akhir Oktober, dengan catatan tidak ada tambahan. Kalau sudah masuk panen, kebutuhan air juga berkurang,” ujarnya.
Diketahui, Waduk Gonggang tidak hanya digunakan untuk irigasi. Cadangannya juga dimanfaatkan sebagai salah satu sumber air baku bagi masyarakat di wilayah selatan Magetan, termasuk Poncol, Parang dan Lembeyan. Sehingga, untuk mengantisipasi penurunan cadangan waduk, PUPR masih memiliki sumber alternatif berupa sejumlah sumur dalam di kawasan Ngaglik. Sumber tersebut dapat digunakan untuk menambah pasokan air baku apabila diperlukan.
Baca juga: Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan saat Kemarau, Pemkab Tulungagung Terapkan ‘Tabela’
Yuli menegaskan penggunaan air Waduk Gonggang tetap perlu diatur selama kondisi kering berlangsung. Pasalnya, belum dapat dipastikan kapan hujan akan kembali menambah pasokan air waduk. Selain untuk memenuhi kebutuhan irigasi, pembangunan waduk juga diarahkan untuk menyediakan sumber air baku bagi masyarakat di wilayah selatan Magetan. mg-01/dsy
Editor : Redaksi