SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor transportasi.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Dinas Perhubungan Kota Mojokerto sebagai Kolaborator Terbaik Kegiatan Normalisasi Kendaraan Bermotor serta untuk kategori Angkutan Pelajar Gratis yang Inovatif dan Inklusif.
Baca juga: RDP dengan DPRD Kota Mojokerto, PKL Benpas Minta Lahan Pemkot untuk Sentra Dagang
Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Mochammad Hekamarta Fanani, dalam kegiatan East Java Land Transport Meeting (EJLTM) 2026 di Wyndham Hotel Surabaya, Jumat (9/10).
Hekamarta menyampaikan melalui pelayanan uji berkala kendaraan bermotor tanpa dipungut biaya, pemerintah memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan yang wajib menjalani pengujian untuk memastikan kendaraannya memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Baca juga: Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi
“Layanan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pemilik kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan secara berkala. Uji berkala juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan teknis lebih dini sehingga dapat ditangani sebelum menimbulkan risiko di jalan. Dengan demikian, manfaat layanan ini tidak hanya dirasakan pemilik kendaraan, tetapi juga masyarakat luas melalui terciptanya transportasi darat yang lebih tertib dan berkeselamatan,” jelas Heka
Sementara itu, untuk penyediaan layanan bus sekolah gratis menjadi salah satu inovasi unggulan Pemerintah Kota Mojokerto yang tidak hanya menunjang sektor pendidikan, tetapi juga membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat.
“Bus sekolah gratis ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar. Tidak hanya menunjang pendidikan di Kota Mojokerto, program ini juga diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran keluarga, khususnya untuk kebutuhan transportasi anak-anak menuju dan pulang dari sekolah,” terangnya.
Baca juga: Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta mendorong inovasi pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui partisipasi dalam East Java Land Transport Meeting (EJLTM) 2026 yang mengusung tema “Menuju Zero ODOL 2027 dan Transportasi Darat yang Berkeselamatan”, Pemerintah Kota Mojokerto siap mendukung terwujudnya Zero ODOL 2027 dan serta terwujudnya transportasi darat yang tertib, aman, dan berkeselamatan, sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. dwi
Editor : Redaksi